338 Orang Jadi Korban di Jalan Tol Lampung
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Lampung, Suratno. Foto: Ist
Bandar Lampung-PT Jasa Raharja Cabang Lampung menyebut sejak diresmikan jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar hingga September 2019, sudah terjadi kecelakaan dengan menimbulkan korban sebanyak 338 orang.
Terdiri dari korban meninggal dunia sebanyak 139 orang dan luka-luka 199 orang. Sementara korban kecelakaan di luar jalan tol sebanyak 1816 orang, dengan rincian meninggal dunia 469 orang, dan luka-luka sebanyak 1347 orang.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Lampung, Suratno menyebutkan, korban kecelakaan lalu lintas dari jalan non tol sebanyak 84 persen, sementara jalan tol hanya 16 persen.
"Kami mencatat angka klaim kecelakaan hingga September 2019 mencapai Rp49,64 miliar untuk 2154 korban kecelakaan di Lampung. Dengan rincian jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 608 orang, sementara
luka-luka mencapai 1546 orang," ujar Suratno, Senin (9/12/2019).
Data ini, kata dia, naik dibandingkan pada bulan
yang sama tahun lalu, pada September 2018 PT Jasa Raharja Cabang Lampung
melakukan klaim sebesar Rp46,88 miliar dengan total korban kecelakaan mencapai
2121 orang. Dengan rincian 614 korban meninggal dunia dan 1507 luka-luka.(*)
Berita Lainnya
-
UIN Raden Intan Lampung Dirikan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan
Kamis, 19 Maret 2026 -
Gudang Penimbunan Solar Ilegal di Gedong Tataan Ludes Terbakar, Dentuman Ledakan Picu Kepanikan Warga
Kamis, 19 Maret 2026 -
Puluhan Ribu Peluang Kerja dari SGC untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Rabu, 18 Maret 2026 -
Bulog Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.260.686 Warga Lampung
Rabu, 18 Maret 2026
Bandar Lampung-PT Jasa Raharja Cabang Lampung menyebut sejak diresmikan jalan tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar hingga September 2019, sudah terjadi kecelakaan dengan menimbulkan korban sebanyak 338 orang.
Terdiri dari korban meninggal dunia sebanyak 139 orang dan luka-luka 199 orang. Sementara korban kecelakaan di luar jalan tol sebanyak 1816 orang, dengan rincian meninggal dunia 469 orang, dan luka-luka sebanyak 1347 orang.
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Lampung, Suratno menyebutkan, korban kecelakaan lalu lintas dari jalan non tol sebanyak 84 persen, sementara jalan tol hanya 16 persen.
"Kami mencatat angka klaim kecelakaan hingga September 2019 mencapai Rp49,64 miliar untuk 2154 korban kecelakaan di Lampung. Dengan rincian jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 608 orang, sementara
luka-luka mencapai 1546 orang," ujar Suratno, Senin (9/12/2019).
Data ini, kata dia, naik dibandingkan pada bulan
yang sama tahun lalu, pada September 2018 PT Jasa Raharja Cabang Lampung
melakukan klaim sebesar Rp46,88 miliar dengan total korban kecelakaan mencapai
2121 orang. Dengan rincian 614 korban meninggal dunia dan 1507 luka-luka.(*)
- Penulis : Erik Handoko
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 19 Maret 2026UIN Raden Intan Lampung Dirikan Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid Raya Airan
-
Kamis, 19 Maret 2026Gudang Penimbunan Solar Ilegal di Gedong Tataan Ludes Terbakar, Dentuman Ledakan Picu Kepanikan Warga
-
Rabu, 18 Maret 2026Puluhan Ribu Peluang Kerja dari SGC untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
-
Rabu, 18 Maret 2026Bulog Salurkan Bantuan Pangan kepada 1.260.686 Warga Lampung








