Antisipasi Aksi Lempar Batu di Tol, Polres Lamsel Bentuk Tim Khusus
Kapolres Lamsel, AKBP Edi Purnomo. Foto: Ist
Lampung Selatan-Polres Lampung Selatan akan membentuk tim khusus untuk menangani kasus pelemparan batu ke arah kendaraan/bus yang melintas di jalan tol.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edi Purnomo mengatakan, untuk menekan aksi pelemparan batu, pihaknya akan membentuk tim termasuk berkoordinasi dengan pihak pengelola JTTS.
"Kita bentuk tim untuk pencegahan dan ungkap kasus tersebut. Selain itu, kita akan tetap berkoordinasi dengan pihak tol untuk keamanan kedepannya," kata Kapolres, Senin (9/12/2019).
Kapolres juga mengklarifikasi bahwa kasus pelemparan batu terhadap bus milik PT Damri pada Minggu (8/12) malam bukan terjadi di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Namun, terjadi di Jalan Lintas Tengah atau Jalan Lintas sumatera.
"Hasil interogasi kami dengan pihak sopir, ternyata di lintas tengah, bukan di tol. Bus yang dilempar juga cuma satu unit," kata mantan Kapolres Mesuji ini.
Ketika ditanya lagi berapa jumlah bus yang menjadi korban pelemparan batu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab itu, Edi menegaskan jumlahnya hanya satu bus.
AKBP Edi Purnomo menegaskan, hingga kini kepolisian masih menunggu laporan terkait kasus tersebut. "Ini masih tunggu laporan, jadi (belum) jelas kronologisnya dan TKP-nya dimana," ungkapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Praeses HKBP Distrik XXXII Lampung Lantik Panitia Tahun Transformasi 2026 di HKBP Natar
Selasa, 27 Januari 2026 -
Puntung Rokok Picu Kebakaran di KMP Amarisa, Pelayaran Bakauheni–Merak Sempat Mencekam
Selasa, 27 Januari 2026 -
Peringati HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri, DPD PDI-P Lampung Tebar 10 Ribu Bibit Ikan di Lamsel
Jumat, 23 Januari 2026 -
Natal di Balik Jeruji, Harapan Tetap Menyala di Lapas Kalianda
Selasa, 20 Januari 2026
Lampung Selatan-Polres Lampung Selatan akan membentuk tim khusus untuk menangani kasus pelemparan batu ke arah kendaraan/bus yang melintas di jalan tol.
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edi Purnomo mengatakan, untuk menekan aksi pelemparan batu, pihaknya akan membentuk tim termasuk berkoordinasi dengan pihak pengelola JTTS.
"Kita bentuk tim untuk pencegahan dan ungkap kasus tersebut. Selain itu, kita akan tetap berkoordinasi dengan pihak tol untuk keamanan kedepannya," kata Kapolres, Senin (9/12/2019).
Kapolres juga mengklarifikasi bahwa kasus pelemparan batu terhadap bus milik PT Damri pada Minggu (8/12) malam bukan terjadi di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Namun, terjadi di Jalan Lintas Tengah atau Jalan Lintas sumatera.
"Hasil interogasi kami dengan pihak sopir, ternyata di lintas tengah, bukan di tol. Bus yang dilempar juga cuma satu unit," kata mantan Kapolres Mesuji ini.
Ketika ditanya lagi berapa jumlah bus yang menjadi korban pelemparan batu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab itu, Edi menegaskan jumlahnya hanya satu bus.
AKBP Edi Purnomo menegaskan, hingga kini kepolisian masih menunggu laporan terkait kasus tersebut. "Ini masih tunggu laporan, jadi (belum) jelas kronologisnya dan TKP-nya dimana," ungkapnya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Selasa, 27 Januari 2026Praeses HKBP Distrik XXXII Lampung Lantik Panitia Tahun Transformasi 2026 di HKBP Natar
-
Selasa, 27 Januari 2026Puntung Rokok Picu Kebakaran di KMP Amarisa, Pelayaran Bakauheni–Merak Sempat Mencekam
-
Jumat, 23 Januari 2026Peringati HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri, DPD PDI-P Lampung Tebar 10 Ribu Bibit Ikan di Lamsel
-
Selasa, 20 Januari 2026Natal di Balik Jeruji, Harapan Tetap Menyala di Lapas Kalianda









