Lapor Pak Wali, Sampah Menumpuk di Jembatan Penghubung Dua Kelurahan
Sampah menumpuk di jembatan antara Kelurahan Tejosari dan Margorejo
Metro-Persoalan sampah di Kota Metro seakan tidak ada habisnya. Seringkali perbatasan antara dua desa dijadikan lokasi tempat pembuangan sampah.
Kali ini terjadi diperbatasan antara Kelurahan Tejosari dan Margorejo. Terlihat tumpukan sampah warnai jembatan penghubung antara dua kelurahan tersebut.
Mudzakir, warga sekitar mengungkapkan, bahwa memang tempat tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sampah disitu itu sebenarnya bukan dari warga sini, karena warga sini sudah ada iuran sampah sendiri setiap bulannya. Ada truk sampah sendiri yang mengambil sampah-sampah disini, dan saya juga pernah melihat kalau ada orang lewat yang sengaja buang sampahnya disitu," ungkapnya.
Tidak hanya sampah rumah tangga saja, namun ia sempat menemukan ada pecahan kaca yang berserakan di jembatan tersebut.
"tidak hanya sampah rumah tangga saja mbak, kemarin juga sempat ada pecahan beling. Takut terjadi apa-apa nanti ya saya singkirin," ucapnya
Terkait papan pengumuman, Mudzakir mengungkapkan bahwa tidak adanya larangan peringatan di lokasi tersebut.
"Dulu banget memang pernah ada mbak, tapi ya kalau cuma pengumuman tempelan aja ya bisa hilang, sekarang ini ya tidak ada. Mungkin karena itu, banyak yang buang sampah disitu," ujarnya.
Namun, ia berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Walikota setempat bisa bertindak tegas terhadap oknum-oknum tersebut.
"Ya saya minta pemerintah itu bergerak lah mbak, dan juga bisa bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang nantinya buang sampah tersebut. Ya gimana lagi, namanya juga masyarakat, kalau gak ada tindakan dari pemerintah ya tetep gitu terus," tandasnya.
Berita Lainnya
-
Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga
Kamis, 12 Maret 2026
Metro-Persoalan sampah di Kota Metro seakan tidak ada habisnya. Seringkali perbatasan antara dua desa dijadikan lokasi tempat pembuangan sampah.
Kali ini terjadi diperbatasan antara Kelurahan Tejosari dan Margorejo. Terlihat tumpukan sampah warnai jembatan penghubung antara dua kelurahan tersebut.
Mudzakir, warga sekitar mengungkapkan, bahwa memang tempat tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sampah disitu itu sebenarnya bukan dari warga sini, karena warga sini sudah ada iuran sampah sendiri setiap bulannya. Ada truk sampah sendiri yang mengambil sampah-sampah disini, dan saya juga pernah melihat kalau ada orang lewat yang sengaja buang sampahnya disitu," ungkapnya.
Tidak hanya sampah rumah tangga saja, namun ia sempat menemukan ada pecahan kaca yang berserakan di jembatan tersebut.
"tidak hanya sampah rumah tangga saja mbak, kemarin juga sempat ada pecahan beling. Takut terjadi apa-apa nanti ya saya singkirin," ucapnya
Terkait papan pengumuman, Mudzakir mengungkapkan bahwa tidak adanya larangan peringatan di lokasi tersebut.
"Dulu banget memang pernah ada mbak, tapi ya kalau cuma pengumuman tempelan aja ya bisa hilang, sekarang ini ya tidak ada. Mungkin karena itu, banyak yang buang sampah disitu," ujarnya.
Namun, ia berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Walikota setempat bisa bertindak tegas terhadap oknum-oknum tersebut.
"Ya saya minta pemerintah itu bergerak lah mbak, dan juga bisa bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang nantinya buang sampah tersebut. Ya gimana lagi, namanya juga masyarakat, kalau gak ada tindakan dari pemerintah ya tetep gitu terus," tandasnya.
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 14 Maret 2026Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
-
Jumat, 13 Maret 2026Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
-
Jumat, 13 Maret 2026Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
-
Kamis, 12 Maret 2026Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga



