• Kamis, 30 Januari 2020

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Terima Penghargaan dari Kapolri

Rabu, 11 Desember 2019 - 22.38 WIB - 64

Sebanyak 26 Pati termasuk Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, foto bersama di Aula Gedung Anton Soejarwo, usai pemberian penghargaan dari Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, Rabu (11/12/2019). Foto. Ist

Jakarta - Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto, MSi, merupakan satu-satunya Kapolda yang menjabat di Kapolda Lampung, menerima penghargaan dari Kapolri.

Atas prestasinya, Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, memberikan Penghargaan Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama kepada Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, di Aula Gedung Anton Soejarwo, Lt. 9 Bareskrim, Rabu (11/12/2019).

Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama diberikan kepada 26 Perwira Tinggi (Pati) Polri Berdasarkan Surat Telegram (ST) Nomor:ST/3244/XII/2019.

Selain Kapolda Lampung beberapa Kapolda lain mendapatkan penghargaan serupa yakni Kapolda Jambi, Kapolda Riau, Kapolda Sumatera Utara, Kapolda Sumatera Selatan, Kapolda Jawa Barat, Kapolda Kalimantan Barat, Kapolda Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham menjadi Irup Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dan memberikan arahan pada anggota Polri yang bertugas di luar struktur Polri, di Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Mabes Polri, Rabu (11/12/2019) pagi.

Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan semoga penganugerahan Bintang Pratama bisa menjadi motivasi di dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada institusi Polri di negara dan bangsa ini.

“Terima kasih juga atas kehadiran rekan rekan pati pamen dan personel yang bertugas di luar struktur. Kita sangat besar kurang lebih 3.700 personel dengan rincian ada 54 pati di luar struktur,1176 pamen dan ribuan bintara yang ada dan Jika dikumpulkan ini bisa menjadi polres plus,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan beberapa hal tentang bagaimana langkah Polri ke depan, yang pertama pada tahun 2020 akan menghadapi Pilkada serentak di seluruh Indonesia.

"Saya berharap rekan-rekan yang berada di luar struktur bisa memberikan kontribusi yang positif dengan memberikan satu jawaban bahwa institusi Polri di dalam pelaksanaan pilkada serentak wajib hukumnya untuk netral,” tegasnya.

“Kita tidak di mana-mana, tapi kita ada di mana-mana karena kita hanya berfokus pada keamanan dan ketertiban. Saya berharap juga bisa menjadi jembatan penghubung untuk menyampaikan di Kementerian/Lembaga apa saja yang menjadi kebijakan dari institusi Polri ini,” lanjutnya.

Kedua, kata Kapolri, jaga soliditas institusi ini, sebab kita tidak mungkin bangun soliditas ini berharap dari institusi lain. “Terjangan begitu dahsyat kepada Institusi kita hanya dengan solidnya kita. Kita bisa mengantisipasi semua terjangan badai yang akan menggerogoti institusi Polri. Hanya ada satu modal, yaitu kita harus solid, kita harus kompak dan kita harus membangun terus komunikasi. Tidak ada masalah yang tidak selesai ketika kita mau membangun komunikasi,” jelasnya.

Kapolri berharap mari memperkuat kerjasama dan sinergitas di manapun ditugaskan di kelembagaan. Sebab, Insitutsi Polri hari ini juga berpikir bagaimana hambatan di tingkat Kombes sama Pati yang begitu menumpuk untuk bisa terakomodir semua kurang lebih 400 Pati belum dapat porsi bintang.

“Akan keluar skep Kapolri untuk jabatan fungsional sehingga dapat mengakomodir rekan-rekan dan adik adik yang sudah lama sekolah untuk mendapatkan posisi 2B1 atau bintang,” tandasnya.

  • Editor : Oscar Sihotang