• Rabu, 30 September 2020

Duh! Warga Kampung Tanjung Kurung Way Kanan Kehilangan Uang Rp 235 Juta di Pasar

Kamis, 12 Desember 2019 - 13.34 WIB
500

Polisi olah TKP tempat Zaharudin memarkirkan mobilnya di Pasar Baradatu. Foto: Sandi

Way Kanan – Polisi masih menyelidiki lebih lanjut kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang menimpa Zaharudin (40) Warga Kampung Tanjung Kurung, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan.

Zaharudin mengalami kerugian materi sebesar Rp235 Juta saat memakirkan kendaraan di Pasar Baradatu Kelurahan Taman Asri, Kecamatan Baradatu, Kabaputen Way Kanan.

Kepala Polsek Baradatu Kompol Sarial Efendi, mengatakan setelah menerima informasi kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan saksi termasuk korban untuk menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut.

Efendi menuturkan, peristiwa itu menimpa Zaharudin yang baru saja mengambil uang di Bank BRI KCP Kasui, Kabupaten Way Kanan sebesar Rp 200 juta pada 11 Desember 2019.

Sebelumnya, Zaharudin bersama saksi Susilawati (29) mengendarai mobil berencana menuju Bank BRI KCP Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan untuk pembayaran pelunasan hutang. Namun pembayaran belum bisa dilunasi, korban bersama saksi membawa uang menuju bengkel mobil.

"Pukul 11.00 WIB Zaharudin dan Susilawati pergi dari Bank BRI KCP Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu menuju bengkel mobil di Dusun Bedeng Alang-alang, Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Blambangan Umpu untuk servis mobil," ungkapnya.

Selesai servis, kata Efendi, korban melanjukan perjalanan ke Baradatu untuk mengantarkan Susilawati belanja perlengkapan warung. Namun, setelah tiba di pasar Baradatu Zaharudin pamit menuju Bank BNI KCP Baradatu untuk mengganti pin ATM. Setelah kembali dari mengganti PIN, Zaharudin langsung menjemput Susilawati dan memarkirkan kendaraannya di pinggir pasar Baradatu, di jalinsum Kelurahan Taman Asri, Kecamatan Baradatu, tepatnya di toko Hj. Nuryono. Dan saat itulah uang sebesar Rp235 juta yang ditinggalkan di dalam mobil hilang bersama barang lainnya. Pintu ditemukan dalam keadaan terbuka.

Dijelaskan Efendi, korban baru menyadari saat menuju ke rumahnya. Saat itu, Susilawati menanyakan uang tersebut. Setelah mencari dan kembali ke Pasar tidak uang tidak ditemukan, Zaharudin langsung melapor ke Polsek Baradatu.

"Untuk sementara belum bisa memastikan kapan kasus pencurian ini dapat terungkap, namun untuk perkembangan lebih jauh petugas akan melakukan penyelidikan yang maksimal guna menyelesaikan kasus ini dan semoga kejadian ini tidak terulang,” tutupnya. (*)

Editor :