Pol PP Bandar Lampung Razia Manusia Silver
Manusia silver kerap meminta uang kepada pengemudi kendaraan, Kamis (12/12/2019). Foto: Ria
Bandar Lampung-Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bandar Lampung, merazia manusia silver yang sering meminta uang di sejumlah lampu lalu lintas.
Kasat Pol PP Bandar Lampung Suhardi Syamsi, diwakili Kepala Bidang Tratibum Jan Roma menjelaskan, razia dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat. Dimana banyak anak-anak yang mengemis.
"Ini pada prinsipnya dalam penertibaan anjal, gepeng dan pengamen. Dalam kegiatan ini kami menjaring anak-anak yang masih di bawah umur, yang meminta minta dengan berlaku sebagai manusia silver," kata Jan Roma, Kamis (12/12/2019).
Anak-anak ini, lanjutnya, diamankan di lokasi berbeda. Antara lain, trafic light (lampu merah) Tugu Adipura, Garuntang dan Satelit di Kota Bandar Lampung.
"Setelah kami amankan yang di lampu merah, kami introgasi, mereka mengaku memiliki markas di wilayah Enggal. Kemudian, kami menuju kesana dan kembali diamankan lagi 3 anak dan 3 orang dewasa, selaku pengemis yang membantu mereka mengecat tubuhnya,"paparnya.
Jan Roma mencurigai ada yang mengkordinir anak-anak tersebut. Ditengah kelemahan dan keluguan, anak mudah dimanfaatkan orang dewasa. Namun, pihak Pol PP masih belum menemukan gembong anak anak tersebut dan masih akan terus dicari.
"Mereka nggak pernah mengaku, walau kami sudah ajak biacara dan bujuk. Karena pasti ada yang mengarahkan ketempat mereka beli cat itu," jelasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026
Bandar Lampung-Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Bandar Lampung, merazia manusia silver yang sering meminta uang di sejumlah lampu lalu lintas.
Kasat Pol PP Bandar Lampung Suhardi Syamsi, diwakili Kepala Bidang Tratibum Jan Roma menjelaskan, razia dilakukan berdasarkan adanya laporan dari masyarakat. Dimana banyak anak-anak yang mengemis.
"Ini pada prinsipnya dalam penertibaan anjal, gepeng dan pengamen. Dalam kegiatan ini kami menjaring anak-anak yang masih di bawah umur, yang meminta minta dengan berlaku sebagai manusia silver," kata Jan Roma, Kamis (12/12/2019).
Anak-anak ini, lanjutnya, diamankan di lokasi berbeda. Antara lain, trafic light (lampu merah) Tugu Adipura, Garuntang dan Satelit di Kota Bandar Lampung.
"Setelah kami amankan yang di lampu merah, kami introgasi, mereka mengaku memiliki markas di wilayah Enggal. Kemudian, kami menuju kesana dan kembali diamankan lagi 3 anak dan 3 orang dewasa, selaku pengemis yang membantu mereka mengecat tubuhnya,"paparnya.
Jan Roma mencurigai ada yang mengkordinir anak-anak tersebut. Ditengah kelemahan dan keluguan, anak mudah dimanfaatkan orang dewasa. Namun, pihak Pol PP masih belum menemukan gembong anak anak tersebut dan masih akan terus dicari.
"Mereka nggak pernah mengaku, walau kami sudah ajak biacara dan bujuk. Karena pasti ada yang mengarahkan ketempat mereka beli cat itu," jelasnya. (*)
- Penulis : Sri
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 16 Mei 2026Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
-
Sabtu, 16 Mei 2026Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
-
Sabtu, 16 Mei 2026Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
-
Sabtu, 16 Mei 2026Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra








