Sarana dan Prasarana SLB di Lampung Masih Jauh Dari Harapan
Kepala Disdikbud Lampung, Sulpakar. Foto:Sri
Bandar Lampung-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lampung, Sulpakar mengatakan, sarana dan prasarana Sekolah Luar Biasa (SLB) di Lampung masih jauh dari harapan.
"Kita sadari bahwa sarana dan prasarana SLB ini masih jauh, dari apa yang kita harapkan,"ucapnya usai acara gebyar disabilitas,di Gedung Golkar Pahoman, Selasa (17/12/2019).
Ia melanjutkan, Ini bukan karena dikesampingkan tetapi ini bertahap untuk pihaknya penuhi.
"Kita lihat kondisi fiscal anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) juga, yang mana harus kita bagi-bagi dengan program yang lainnya,"kata dia.
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Khusus Disdikbud Lampung, Hana Kurniati menyatakan, dengan APBD yang dialokasikan Pemprov Lampung bisa memfasilitasi semua kebutuhan bagi para peserta disabilitas.
"Kita harapkan anggaran yang nantinya dialokasikan tersebut, untuk melayani para anak berkebutuhan khusus (ABK),"tuturnya.
Mulai dari peningkatan fasilitas lapangan, pemerintah saat ini telah memberikan ruang untuk kaum disabilitas.
"Diantaranya, pekerja tanpa diskriminatif dan juga diharapkan pemerintah bisa terus memberikan dukungannya, kepada anak-anak disabilitas,"ujarnya.
Selain itu, guru pendamping SLBN Metro, Divil mengungkapkan, harapannya anak-anak disabilitas ini ketika lulus nanti, bisa kerja sesuai dengan apa yang telah diajarkan di sekolah.
"Jadi untuk kaum disabilitas ini pinginnya di buka lagi untuk formasi CPNS supaya sama jenjang karirnya seperti yang normal lainnya,"harapnya.(*)Berita Lainnya
-
Program MBG di Lampung Masih Banyak Masalah
Rabu, 22 April 2026 -
Delapan Calon Jemaah Haji Lampung Batal Berangkat ke Tanah Suci
Rabu, 22 April 2026 -
HIPMI Lampung Jalin Sinergi dengan Bank Lampung untuk Penguatan Program Kewirausahaan
Rabu, 22 April 2026 -
Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan
Selasa, 21 April 2026
Bandar Lampung-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Lampung, Sulpakar mengatakan, sarana dan prasarana Sekolah Luar Biasa (SLB) di Lampung masih jauh dari harapan.
"Kita sadari bahwa sarana dan prasarana SLB ini masih jauh, dari apa yang kita harapkan,"ucapnya usai acara gebyar disabilitas,di Gedung Golkar Pahoman, Selasa (17/12/2019).
Ia melanjutkan, Ini bukan karena dikesampingkan tetapi ini bertahap untuk pihaknya penuhi.
"Kita lihat kondisi fiscal anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) juga, yang mana harus kita bagi-bagi dengan program yang lainnya,"kata dia.
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Khusus Disdikbud Lampung, Hana Kurniati menyatakan, dengan APBD yang dialokasikan Pemprov Lampung bisa memfasilitasi semua kebutuhan bagi para peserta disabilitas.
"Kita harapkan anggaran yang nantinya dialokasikan tersebut, untuk melayani para anak berkebutuhan khusus (ABK),"tuturnya.
Mulai dari peningkatan fasilitas lapangan, pemerintah saat ini telah memberikan ruang untuk kaum disabilitas.
"Diantaranya, pekerja tanpa diskriminatif dan juga diharapkan pemerintah bisa terus memberikan dukungannya, kepada anak-anak disabilitas,"ujarnya.
Selain itu, guru pendamping SLBN Metro, Divil mengungkapkan, harapannya anak-anak disabilitas ini ketika lulus nanti, bisa kerja sesuai dengan apa yang telah diajarkan di sekolah.
"Jadi untuk kaum disabilitas ini pinginnya di buka lagi untuk formasi CPNS supaya sama jenjang karirnya seperti yang normal lainnya,"harapnya.(*)- Penulis : Sri
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 22 April 2026Program MBG di Lampung Masih Banyak Masalah
-
Rabu, 22 April 2026Delapan Calon Jemaah Haji Lampung Batal Berangkat ke Tanah Suci
-
Rabu, 22 April 2026HIPMI Lampung Jalin Sinergi dengan Bank Lampung untuk Penguatan Program Kewirausahaan
-
Selasa, 21 April 2026Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan








