Wabup Lambar Mad Hasnurin Apresiasi Penyegelan Alat Takar SPBU Kembahang
Wabup Lambar, Mad Hasnurin. Foto: Ist
Lampung Barat-Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Mad Hasnurin mengapresiasi penyegelan satu alat takar di SPBU kembahang.
"Alat takar yang tidak sesuai harus disegel, jangan digunakan dulu sebelum normal dan sesuai standar. Jangan sampai masyarakat sebagai konsumen dirugikan" kata Mad Hasnurin, Selasa (17/12/2019).
Sementara, seorang pengemudi angkutan setempat mengaku, selama ini mengisi BBM di SPBU Kembahang pada waktu tertentu saja. Karena, takarannya terasa tidak sesuai.
"Saya isi BBM di SPBU Kembahang hanya diwaktu tertentu saja, di saat BBM kendaraan saya benar-benar kandas dan itupun hanya saya isi secukupnya saja untuk menjangkau SPBU lain,” ungkapnya.
Ia menambahkan, takaran BBM di SPBU Kembahang kerap kurang, karena pernah membeli menggunakan jerigen untuk keperluan kendaraannya yang mengalami saat habis bahan bakar.
"Saya pernah beli menggunakan jerigen sebanyak sepuluh liter, namun saat akan dicurah ke tangki mobil dengan menggunakan alat takar manual ternyata kurang dari 10 liter," jelasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Penertiban di Pasar Liwa Lambar, PKL hingga Anak Punk Ditindak
Jumat, 24 April 2026 -
Tanpa Parosil, Tiga Figur Ini Kandidat Kuat Calon Ketua KONI Lambar
Jumat, 24 April 2026 -
Pemkab Lambar Genjot Gerakan Zakat, PM-Berkah dan UPZ Diperkuat untuk Kesejahteraan Umat
Kamis, 23 April 2026 -
Musda Digelar 27 April, Tomi Ardi Jadi Figur Pertama Daftar Calon Ketua Golkar Lambar
Kamis, 23 April 2026
Lampung Barat-Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Mad Hasnurin mengapresiasi penyegelan satu alat takar di SPBU kembahang.
"Alat takar yang tidak sesuai harus disegel, jangan digunakan dulu sebelum normal dan sesuai standar. Jangan sampai masyarakat sebagai konsumen dirugikan" kata Mad Hasnurin, Selasa (17/12/2019).
Sementara, seorang pengemudi angkutan setempat mengaku, selama ini mengisi BBM di SPBU Kembahang pada waktu tertentu saja. Karena, takarannya terasa tidak sesuai.
"Saya isi BBM di SPBU Kembahang hanya diwaktu tertentu saja, di saat BBM kendaraan saya benar-benar kandas dan itupun hanya saya isi secukupnya saja untuk menjangkau SPBU lain,” ungkapnya.
Ia menambahkan, takaran BBM di SPBU Kembahang kerap kurang, karena pernah membeli menggunakan jerigen untuk keperluan kendaraannya yang mengalami saat habis bahan bakar.
"Saya pernah beli menggunakan jerigen sebanyak sepuluh liter, namun saat akan dicurah ke tangki mobil dengan menggunakan alat takar manual ternyata kurang dari 10 liter," jelasnya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 24 April 2026Penertiban di Pasar Liwa Lambar, PKL hingga Anak Punk Ditindak
-
Jumat, 24 April 2026Tanpa Parosil, Tiga Figur Ini Kandidat Kuat Calon Ketua KONI Lambar
-
Kamis, 23 April 2026Pemkab Lambar Genjot Gerakan Zakat, PM-Berkah dan UPZ Diperkuat untuk Kesejahteraan Umat
-
Kamis, 23 April 2026Musda Digelar 27 April, Tomi Ardi Jadi Figur Pertama Daftar Calon Ketua Golkar Lambar








