Program Bumdes di Lampung Timur Dinilai Tidak Transparan
Ilustrasi
Lampung Timur - Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) rawan manipulasi dan terkesan tidak transparan kepada publik. Salah satu terjadi di Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai.
Saat di konfirmasi Sekertaris Desa Sukorahayu, Yulianto terkait Bumdes didesanya, hanya memberi keterangan dana Bumdes untuk usaha nelayan namun Yulianto enggan memberikan keterangan lebih jauh soal usaha nelayan tersebut, semisal dalam bentuk pinjaman modal atau yang lainya.
"Ya
pokoknya untuk usaha nelayan.”kata Sekertaris Desa Labuhan Maringgai,
Sukorahayu, Rabu (18/12/2019).
Selain itu, Yulianto mengatakan untuk lebih jelas persoalan penanganan program DD yaitu kepala desa, sebab dirinya sebagai Sekdes hanya mengelola administrasi bukan perencanaan proyek.
"Coba tanya pak kades soa program Bumdes,”jelasnya.
Ironisnya, Kepala Desa Sukorahayu Khasbullah susah untuk dikonfirmasi baik di kantor desa atau melalui ponsel, sehingga terkesan tidak ada keterbukaan publik terkait program pemerintah.
Sementara itu, salah seorang nelayan Desa Sukorahayu yang enggan di sebutkan identitasnya, mengaku tidak pernah mengetahui program Bundes apalagi merasakan bantuan atau pemberdayaan modal dari Bumdes,"Bumdes itu apa, tidak pernah ada juga bantuan modal dari desa yang Bumdes,”ujar sumber Kupastuntas.co.(*)
Berita Lainnya
-
Geger Tengah Malam! Pria Tewas dengan Leher Tersayat di Saluran Irigasi Lamtim
Senin, 01 Juni 2026 -
Pencuri Motor di Lampung Timur Babak Belur Dihajar Warga
Senin, 25 Mei 2026 -
Catat! Bantuan Pangan Februari–Maret 2026 Mulai Cair di Lampung Timur, Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Selasa, 19 Mei 2026 -
Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim
Selasa, 12 Mei 2026
Lampung Timur - Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) rawan manipulasi dan terkesan tidak transparan kepada publik. Salah satu terjadi di Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai.
Saat di konfirmasi Sekertaris Desa Sukorahayu, Yulianto terkait Bumdes didesanya, hanya memberi keterangan dana Bumdes untuk usaha nelayan namun Yulianto enggan memberikan keterangan lebih jauh soal usaha nelayan tersebut, semisal dalam bentuk pinjaman modal atau yang lainya.
"Ya
pokoknya untuk usaha nelayan.”kata Sekertaris Desa Labuhan Maringgai,
Sukorahayu, Rabu (18/12/2019).
Selain itu, Yulianto mengatakan untuk lebih jelas persoalan penanganan program DD yaitu kepala desa, sebab dirinya sebagai Sekdes hanya mengelola administrasi bukan perencanaan proyek.
"Coba tanya pak kades soa program Bumdes,”jelasnya.
Ironisnya, Kepala Desa Sukorahayu Khasbullah susah untuk dikonfirmasi baik di kantor desa atau melalui ponsel, sehingga terkesan tidak ada keterbukaan publik terkait program pemerintah.
Sementara itu, salah seorang nelayan Desa Sukorahayu yang enggan di sebutkan identitasnya, mengaku tidak pernah mengetahui program Bundes apalagi merasakan bantuan atau pemberdayaan modal dari Bumdes,"Bumdes itu apa, tidak pernah ada juga bantuan modal dari desa yang Bumdes,”ujar sumber Kupastuntas.co.(*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 01 Juni 2026Geger Tengah Malam! Pria Tewas dengan Leher Tersayat di Saluran Irigasi Lamtim
-
Senin, 25 Mei 2026Pencuri Motor di Lampung Timur Babak Belur Dihajar Warga
-
Selasa, 19 Mei 2026Catat! Bantuan Pangan Februari–Maret 2026 Mulai Cair di Lampung Timur, Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
-
Selasa, 12 Mei 2026Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim








