Keluarga Petugas BPBD Bandar Lampung Terima Santunan Kecelakaan Kerja Rp 378 Juta
Herman HN menyerahkan santunan secara simbolis kepada keluarga petugas badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung yang meninggal dunia saat bertugas, Kamis (02/01/2019). Foto: Sri
Bandar Lampung -Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) / Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Lampung menyerahkan santunan secara simbolis kepada keluarga petugas badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung yang meninggal dunia saat bertugas.
Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali kota Bandar Lampung Herman HN, di ruang rapat wali kota setempat, Kamis (02/01/2020).
Total santunan jaminan kecelekaaan kerja (JKK) yang diberikan senilai Rp 378.170.371 yang diterima langsung oleh ahli waris Agus Irawan.
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menyampaikan turut berduka cita yang mendalam, atas meninggalnya Agus Irawan. Dan keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan.
“Mudah-mudahan kita semua tabah menerima cobaan ini dan semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT. Dan semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat," ungkapnya.
Herman juga mengucapkan terimakasih kepada PB Jamsostek yang mana telah memberikan sesuai dengan janjinya.
“Dan diharapkan semua tenaga kerja menggunakan layanan Jamsostek ini,” ujarnya.
Sementara itu, orang tua korban yaitu Sujana sangat merasa kehilangan karena Agus merupakan anak sulungnya.
"Alhamdulillah atas bantuan yang di berikan. Tetapi kami merasa kehilangan, karena dari empat anak dia anak laki satu-satunya,"ungkapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Pelindo Regional 2 Panjang Salurkan 21 Ekor Hewan Qurban pada Iduladha 1447 H
Kamis, 28 Mei 2026 -
Iduladha 1447 H, Pangdam XXI/Radin Inten Salurkan 21 Hewan Kurban ke Warga Lampung-Bengkulu
Rabu, 27 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Hadirkan Terang dan Harapan bagi Warga Sukadamai dalam Rangka Memperingati Hari Raya Idul Adha
Rabu, 27 Mei 2026 -
Kostiana Tekankan Semangat Berbagi pada Momentum Iduladha 1447 Hijriah
Rabu, 27 Mei 2026








