Semua Daerah di Lampung Rawan Bencana, Ini Alasan BPBD
Ilustrasi.
Bandar Lampung-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menyebut semua kabupaten/kota rawan terjadi bencana. BPBD sudah melakukan pemetaan terhadap semua daerah yang berpotensi terjadi bencana.
Kabid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Lampung, AGP Madiono mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan bencana berdasarkan kajian ilmiah dan survei lapangan. Sehingga, bisa diperkirakan seperti apa potensi bencana dan daerah mana saja yang berpotensi dilanda bencana.
"Kalau potensi banjir dan longsor kemungkinan masih ada. Kami sudah memetakan daerah mana saja yang rawan terjadi bencana tersebut," ujar Madiono, Minggu (5/1/2020).
Berdasarkan data yang dirilis BPBD Provinsi Lampung, potensi genangan banjir bisa terjadi di Way Kuripan (868 ha), Way Bulok (5.637 ha), Way Seputih (3.636 ha), Way Ketibung (6.919 ha), Way Pisang (10.074 ha), Rawa Kramat– Karya Tani (10.431 ha) dan Way Jepara-Way Penet (9.749 ha).
Selanjutnya, di Way Pegadungan (8.922 ha), Rawa Seputih Surabaya (10.155 ha), Way Terusan Hilir (16.540 ha), Way Sesah (124 ha), Way Kanan (6.524 ha), Way Tulang Bawang (2.580 ha) dan Way Mesuji (11.604 ha).
Madiono mengaku, pihaknya bersama jajaran BPBD di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung telah melakukan mitigasi bencana dengan berbagai program, salah satunya membuat jalur evaluasi dan kesiapsiagaan sarana prasarana.
"Semua kabupaten/kota rawan bencana. BPBD kabupaten/kota juga sudah melakukan pemetaan dan bergerak langsung turun ke lokasi yang berpotenasi terjadi bencana," katanya. (*)
Berita Lainnya
-
Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan
Selasa, 21 April 2026 -
Dukung Program Sabuk Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
Selasa, 21 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas, Kombes Pol Indra Napitupulu Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas
Selasa, 21 April 2026 -
Hari Kartini 2026, Kostiana: Momentum Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah
Selasa, 21 April 2026
Kabid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Lampung, AGP Madiono mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan bencana berdasarkan kajian ilmiah dan survei lapangan. Sehingga, bisa diperkirakan seperti apa potensi bencana dan daerah mana saja yang berpotensi dilanda bencana.
"Kalau potensi banjir dan longsor kemungkinan masih ada. Kami sudah memetakan daerah mana saja yang rawan terjadi bencana tersebut," ujar Madiono, Minggu (5/1/2020).
Berdasarkan data yang dirilis BPBD Provinsi Lampung, potensi genangan banjir bisa terjadi di Way Kuripan (868 ha), Way Bulok (5.637 ha), Way Seputih (3.636 ha), Way Ketibung (6.919 ha), Way Pisang (10.074 ha), Rawa Kramat– Karya Tani (10.431 ha) dan Way Jepara-Way Penet (9.749 ha).
Selanjutnya, di Way Pegadungan (8.922 ha), Rawa Seputih Surabaya (10.155 ha), Way Terusan Hilir (16.540 ha), Way Sesah (124 ha), Way Kanan (6.524 ha), Way Tulang Bawang (2.580 ha) dan Way Mesuji (11.604 ha).
Madiono mengaku, pihaknya bersama jajaran BPBD di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung telah melakukan mitigasi bencana dengan berbagai program, salah satunya membuat jalur evaluasi dan kesiapsiagaan sarana prasarana.
"Semua kabupaten/kota rawan bencana. BPBD kabupaten/kota juga sudah melakukan pemetaan dan bergerak langsung turun ke lokasi yang berpotenasi terjadi bencana," katanya. (*)
- Penulis : Erik Handoko
- Editor :
Berita Lainnya
-
Selasa, 21 April 2026Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan
-
Selasa, 21 April 2026Dukung Program Sabuk Kamtibmas, Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas
-
Selasa, 21 April 2026Dirbinmas Polda Lampung Gelar Forum Silaturahmi Kamtibmas, Kombes Pol Indra Napitupulu Tekankan Sinergi Jaga Kondusivitas
-
Selasa, 21 April 2026Hari Kartini 2026, Kostiana: Momentum Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah








