Awal Tahun, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Melonjak di Pasar Tradisonal
Pedagang cabai di Pasar Tugu, Bandar Lampung, Senin (6/1/2020).Foto:Sri
Bandar Lampung-Harga sejumlah bahan pangan terus melonjak tinggi. Bahkan dari sejumlah kebutuhan pokok di pasaran, tercatat sudah ada komoditas yang melonjak hingga dua kali lipat.
Seperti harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional kota Bandar Lampung kembali melambung tinggi hingga mencapai Rp60.000 perkilogram, dari sebelumnya Rp40.000 perkilogram.
Ayu salah satu pedagang cabai di pasar Tugu menyatakan, melonjaknya harga cabai tersebut, semenjak bulan Desember 2019 lalu.
"Kenaikan harga cabai ini naik dari sebelum Tahun Baru 2020," ujarnya, Senin (06/01/2019).
Ayu juga menjelaskan, harga tersebut beranjak naik, dikarenakan oleh musim hujan yang melanda daerah Jawa. Sehingga ongkos barang menjadi naik.
"Musim penghujan jadi petani juga sedikit susah untuk panen. Bila pun ada barangnya sedikit jelek karena basah,"tuturnya.
Ia mengaku, sebagian besar pedagang di pasar Tugu tersebut mengambil barangnya dari luar daerah.
"Rata-rata pasar di sini mengambil barang dari Pulau Jawa. Di Lampung ada tapi bentuknya keriting dan tidak bagus,"tandasnya.
Hal senada dikatakan oleh pedagang lainnya di Pasar Tradisional Tamin, Syamsi yang menyatakan bahwa kenaikan cabai tersebut bertahap.
"Sebelum malam tahun baru harga di sini mencapai Rp45.000 perkilogram, tapi masuk awal tahun naik drastis menjadi Rp60.000 perkilogram," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa selain harga cabai yang mengalami kenaikan sejumlah komoditi juga melambung.
"Yakni harga cabai kecil dari Rp20.000 menjadi Rp40.000 perkilogram, bawang merah dari Rp17.000 menjadi Rp32.000 perkilogram, bawang putih dari Rp24.000 perkilogram menjadi Rp26.000 perkilogram. Sementara tomat Rp7.000 jadi Rp10.000 perkilogram,"tutupnya.(*)Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
Jumat, 10 April 2026 -
Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
Jumat, 10 April 2026 -
Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional
Jumat, 10 April 2026 -
Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD Abdul Moeloek
Jumat, 10 April 2026
Bandar Lampung-Harga sejumlah bahan pangan terus melonjak tinggi. Bahkan dari sejumlah kebutuhan pokok di pasaran, tercatat sudah ada komoditas yang melonjak hingga dua kali lipat.
Seperti harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional kota Bandar Lampung kembali melambung tinggi hingga mencapai Rp60.000 perkilogram, dari sebelumnya Rp40.000 perkilogram.
Ayu salah satu pedagang cabai di pasar Tugu menyatakan, melonjaknya harga cabai tersebut, semenjak bulan Desember 2019 lalu.
"Kenaikan harga cabai ini naik dari sebelum Tahun Baru 2020," ujarnya, Senin (06/01/2019).
Ayu juga menjelaskan, harga tersebut beranjak naik, dikarenakan oleh musim hujan yang melanda daerah Jawa. Sehingga ongkos barang menjadi naik.
"Musim penghujan jadi petani juga sedikit susah untuk panen. Bila pun ada barangnya sedikit jelek karena basah,"tuturnya.
Ia mengaku, sebagian besar pedagang di pasar Tugu tersebut mengambil barangnya dari luar daerah.
"Rata-rata pasar di sini mengambil barang dari Pulau Jawa. Di Lampung ada tapi bentuknya keriting dan tidak bagus,"tandasnya.
Hal senada dikatakan oleh pedagang lainnya di Pasar Tradisional Tamin, Syamsi yang menyatakan bahwa kenaikan cabai tersebut bertahap.
"Sebelum malam tahun baru harga di sini mencapai Rp45.000 perkilogram, tapi masuk awal tahun naik drastis menjadi Rp60.000 perkilogram," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa selain harga cabai yang mengalami kenaikan sejumlah komoditi juga melambung.
"Yakni harga cabai kecil dari Rp20.000 menjadi Rp40.000 perkilogram, bawang merah dari Rp17.000 menjadi Rp32.000 perkilogram, bawang putih dari Rp24.000 perkilogram menjadi Rp26.000 perkilogram. Sementara tomat Rp7.000 jadi Rp10.000 perkilogram,"tutupnya.(*)- Penulis : Sri
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 10 April 2026RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
-
Jumat, 10 April 2026Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
-
Jumat, 10 April 2026Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional
-
Jumat, 10 April 2026Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD Abdul Moeloek








