Dana Desa Terbesar di Lampung Barat Tahun 2020 Hampir Rp 3 Miliar
Kabid Pemerintahan Pekon pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP), Reza Pahlevi. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Lampung Barat - Dana Desa terbesar di Kabupaten Lampung Barat tahun anggaran 2020 ini mencapai Rp 3 Miliar lebih atau Rp 2,850 Miliar, sedangkan dana terkecil hanya sebesar Rp 1,179 Miliar.
Hal tersebut disampaikan Kabid Pemerintahan Pekon pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP), Reza Pahlevi di sela acara launcing dana desa yang di gelar di GOR Aji Saka, kawasan Sekuting Terpadu, pekon (Desa) Wates, Kecamatan Balik Bukit.
"Jadi tahun ini untuk terbesarnya yakni pekon Bandar Agung Kecamatan BNS yang mencapai Rp 2,850 miliar atau hampir Rp 3 Miliar. Sedangkan terkecil yaitu pekon Pancur Mas Kecamatan Lumbok Seminung yang hanya sebesar Rp 1,179 miliar," kata Reza, Senin (06/01/2020).
"Perlu diketahui bahwa angka tersebut sudah termasuk dana ADP yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dana kinerja, jadi bukan hanya dari dana desa yang bersumber dari APBN saja," timpalnya.
Ditanya apa yang menjadi faktor kedua pekon tersebut menerima dana dengan jumlah terbesar dan terkecil, Reza mengaku bahwa ada empat faktor yakni karena jumlah penduduk, luas wilayah, indek kesulitan geograpis dan jumlah penduduk miskin.
"Di satu sisi sesuai dengan PP 11 tahun 2019 yang mempengaruhinya yaitu jumlah penghasilan tetap peratin dan perangkat desa juga ikut menyedot dana desa yang bersumber dari APBD," pungkasnya.
Berita Lainnya
-
Penertiban di Pasar Liwa Lambar, PKL hingga Anak Punk Ditindak
Jumat, 24 April 2026 -
Tanpa Parosil, Tiga Figur Ini Kandidat Kuat Calon Ketua KONI Lambar
Jumat, 24 April 2026 -
Pemkab Lambar Genjot Gerakan Zakat, PM-Berkah dan UPZ Diperkuat untuk Kesejahteraan Umat
Kamis, 23 April 2026 -
Musda Digelar 27 April, Tomi Ardi Jadi Figur Pertama Daftar Calon Ketua Golkar Lambar
Kamis, 23 April 2026








