Harga Cabai Melonjak Naik, Kepala Disdag Bandar Lampung Sebut Akibat Faktor Cuaca
Kadis Perdagangan kota Bandar Lampung Ardiansyah, saat diwawancarai usai rapat di lingkungan pemkot setempat, Senin (6/1/2019).Foto:Sri
Bandar Lampung-Harga sejumlah kebutuhan bahan pokok terus melonjak tinggi di pasaran. Tak terkecuali cabai merah, ikut merangkak naik di pasar-pasar tadisional yang ada di kota bandar Lampung. Yang semula Rp40.000 menjadi Rp60.000 perkilogram.
Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan kota Bandar Lampung Ardiansyah mengatakan, kenaikan harga cabai tersebut di karenakan faktor cuaca yang ekstrim.
"Dikarenakan musim hujan disebagian wilayah Indonesia, berdampak lambat panen, dan ongkos kirim naik,"ungkapnya, ditemui usai rapat di lingkungan pemkot setempat, Senin (6/1/2019).
Menurutnya, kerena cuaca ekstrim tadi, membuat pasokan cabai berkurang ditingkat distributor.
"Cabai ini kalau kita lihat produksinya kurang. Kemudian ini mulai tanam. Nah kan biasanya produksi banyak karena cuaca ekstrem ini pasokan jadi berkurang,"paparnya.
Diakuinya, harga cabai lambat laun akan terus melonjak, selama produksi ditingkat petani belum banyak. "Sebagian yang lain sudah turun. Tapi kalau cabai ini lambat laun nambah naik,"tuturnya.
Dan biasanya daerah yang menjadi pemasok, yaitu diwilayah Brebes jawa tengah.
"Nanti kita lihat daerah mana yang tidak berpengaruh dengan cuaca ini. Nanti kita upayakan dengan agen, kita cari solusinya,"ungkapnya.(*)
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
Jumat, 10 April 2026 -
Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
Jumat, 10 April 2026 -
Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional
Jumat, 10 April 2026 -
Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD Abdul Moeloek
Jumat, 10 April 2026
Bandar Lampung-Harga sejumlah kebutuhan bahan pokok terus melonjak tinggi di pasaran. Tak terkecuali cabai merah, ikut merangkak naik di pasar-pasar tadisional yang ada di kota bandar Lampung. Yang semula Rp40.000 menjadi Rp60.000 perkilogram.
Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan kota Bandar Lampung Ardiansyah mengatakan, kenaikan harga cabai tersebut di karenakan faktor cuaca yang ekstrim.
"Dikarenakan musim hujan disebagian wilayah Indonesia, berdampak lambat panen, dan ongkos kirim naik,"ungkapnya, ditemui usai rapat di lingkungan pemkot setempat, Senin (6/1/2019).
Menurutnya, kerena cuaca ekstrim tadi, membuat pasokan cabai berkurang ditingkat distributor.
"Cabai ini kalau kita lihat produksinya kurang. Kemudian ini mulai tanam. Nah kan biasanya produksi banyak karena cuaca ekstrem ini pasokan jadi berkurang,"paparnya.
Diakuinya, harga cabai lambat laun akan terus melonjak, selama produksi ditingkat petani belum banyak. "Sebagian yang lain sudah turun. Tapi kalau cabai ini lambat laun nambah naik,"tuturnya.
Dan biasanya daerah yang menjadi pemasok, yaitu diwilayah Brebes jawa tengah.
"Nanti kita lihat daerah mana yang tidak berpengaruh dengan cuaca ini. Nanti kita upayakan dengan agen, kita cari solusinya,"ungkapnya.(*)
- Penulis : Sri
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 10 April 2026RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
-
Jumat, 10 April 2026Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
-
Jumat, 10 April 2026Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional
-
Jumat, 10 April 2026Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD Abdul Moeloek








