• Sabtu, 08 Agustus 2020

148 Kamar Home Stay Jadi Penunjang Destinasi Pariwisata Lampung Barat

Selasa, 14 Januari 2020 - 10.55 WIB
380

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Lampung Barat. Endang Guntoro. Foto: Satoris/Kupastuntas.co

Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memprioritaskan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Bertajuk Lampung Barat Hebat, Pemkab melalui Dinas pariwisata berupaya mengoptimalkan pelayanan terhadap para wisatawan dengan melibatkan peran serta masyarakat yang berada di sekitar objek wisata.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Endang Guntoro mengatakan, saat ini telah tersedia 148 kamar home stay milik masyarakat sebagai fasilitas penunjang destinasi pariwisata, sekaligus merupakan salah satu upaya untuk mendorong meningkatnya kesejahteraan masyarakat dari sektor pariwisata.

"Destinasi pariwisata yang tersebar di Kabupaten Lampung Barat saat ini telah menyediakan 148 kamar home stay, terdiri dari 14 home stay di lokasi yang tersebar tidak berjauhan dari objek wisata, dengan tujuan untuk memudahkan wisatawan menemukan keberadaan home stay. Terkait Pengelolaannya sepenuhnya dikelola oleh pemilik, peranan pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata hanya memberikan dukungan berupa pembinaan dan pelatihan standar pengelolaan home stay," kata Endang Guntoro.

Dijelaskan Endang, dilihat dari tolak ukur jumlah kunjungan dan jumlah lama tinggal pengunjung serta kost yang dikeluarkan pengunjung, pengunjung pariwisata di Kabupaten Lampung Barat 2018 - 2019 mengalami peningkatan hingga 600 %.

"Prosentase peningkatan pengunjung pariwisata yang cukup signifikan ini tidak lepas dari peran pemerintah daerah, pengusaha dan masyarakat dengan menyediakan fasilitas serta layanan agar kegiatan wisata berjalan sesuai harapan, khususnya yang telah dilakukan masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata dan komunitas pengelola home stay, serta pengelola objek wisata juga peran penyedia amenitas," jelas Endang.

Menurut Endang, tahun 2017 pengunjung wisata terbanyak adalah objek wisata yang ada di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh, sedangkan pada tahun 2018 dan 2019 penyumbang pengunjung terbanyak adalah Kebun Raya Liwa (KRL) sedangkan target kenaikan pengunjung di tahun 2020 sebanyak 10 %," ujar Endang.

Dalam kesempatan yang sama Kabid pengembangan Destinasi dan Kelembagaan pariwisata Cekden Hamdan mengatakan dalam rencana induk pembangunan pariwisata Daerah (RIPPDA) Kabupaten Lampung Barat 2016 - 2031 telah tercatat 76 spot destinasi pariwisata yang tersebar di Kabupaten Lampung Barat.

"Semaksimal mungkin pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan 76 spot destinasi pariwisata yang ada RIPPDA sebatas tidak melanggar mekanisme yang berlaku," ungkap Cekden.

Terkait pengembangan home stay, Cekden mengaku Dinas Pariwisata hanya dapat memberikan pelatihan dan pembinaan saja. "Karena home stay merupakan aset pribadi tentu dilarang oleh aturan jika pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk home stay, namun banyak solusi yang dapat ditempuh pihak pengelola dan pemilik home stay agar dapat berjalan sesuai harapan, salah satu upayanya pengelola dapat bekerja sama dengan pihak lain termasuk pada masyarakat sekitar dan pemerintah pekon di bawah kelompok usaha bersama atau badan usaha milik Desa" jelas Cekden. (*)

Editor :