Cegah Banjir, DPRD Imbau Dinas PU Lakukan Normalisasi Sungai
Wakil Ketua DPRD Bandar Lampung, Aderly Imelia Sari.Foto: Wanda
Bandar Lampung-Agar banjir kembali tidak terulang di kota Bandar Lampung, DPRD setempat mengimbau kepada Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk lakukan normalisasi sungai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Bandar Lampung, Aderly Imelia Sari. Ia mendorong Dinas PU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk melakukan normalisasi sungai. Mengingat saat ini adalah musim penghujan, dimana kota tapis berseri banyak titik-titik rawan banjir.
"Kami mendorong Dinas PU untuk melakukan pengerukan sungai, mengingat banyak sungai yang mengalami pendangkalan, sehingga air meluap dan mengakibatkan kebanjiran," ujar Aderly, Selasa (14/01/2020).
Seperti contoh di sungai way Awi, Kecamatan Kemiling, airnya meluap saat hujan sehingga banyak rumah warga yang kebanjiran. Bukan hanya sungai Way Awi, juga ada sungai di Way Balau, Labuhan Ratu juga mengalami pendangkalan, tidak jarang saat hujan air sungai meluap dan ini dikhawatirkan jadi banjir.
"Kita mencegah, makanya kita minta Dinas PU melakukan pengerukan sungai, bukan tidak mungkin kalau dibiarkan terus-menerus, sungai Way Balau, di Teknokrat itu ada penyempitan, sehingga air sungai tidak langsung mengalir, khawatirnya kedepan terkena banjir bandang," ungkapnya.(*)
Berita Lainnya
-
Iduladha 1447 H, Pangdam XXI/Radin Inten Salurkan 21 Hewan Kurban ke Warga Lampung-Bengkulu
Rabu, 27 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Hadirkan Terang dan Harapan bagi Warga Sukadamai dalam Rangka Memperingati Hari Raya Idul Adha
Rabu, 27 Mei 2026 -
Kostiana Tekankan Semangat Berbagi pada Momentum Iduladha 1447 Hijriah
Rabu, 27 Mei 2026 -
PTPN I Potong 304 Hewan Kurban di Seluruh Wilayah Kerja
Rabu, 27 Mei 2026
Bandar Lampung-Agar banjir kembali tidak terulang di kota Bandar Lampung, DPRD setempat mengimbau kepada Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk lakukan normalisasi sungai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kota Bandar Lampung, Aderly Imelia Sari. Ia mendorong Dinas PU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk melakukan normalisasi sungai. Mengingat saat ini adalah musim penghujan, dimana kota tapis berseri banyak titik-titik rawan banjir.
"Kami mendorong Dinas PU untuk melakukan pengerukan sungai, mengingat banyak sungai yang mengalami pendangkalan, sehingga air meluap dan mengakibatkan kebanjiran," ujar Aderly, Selasa (14/01/2020).
Seperti contoh di sungai way Awi, Kecamatan Kemiling, airnya meluap saat hujan sehingga banyak rumah warga yang kebanjiran. Bukan hanya sungai Way Awi, juga ada sungai di Way Balau, Labuhan Ratu juga mengalami pendangkalan, tidak jarang saat hujan air sungai meluap dan ini dikhawatirkan jadi banjir.
"Kita mencegah, makanya kita minta Dinas PU melakukan pengerukan sungai, bukan tidak mungkin kalau dibiarkan terus-menerus, sungai Way Balau, di Teknokrat itu ada penyempitan, sehingga air sungai tidak langsung mengalir, khawatirnya kedepan terkena banjir bandang," ungkapnya.(*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 27 Mei 2026Iduladha 1447 H, Pangdam XXI/Radin Inten Salurkan 21 Hewan Kurban ke Warga Lampung-Bengkulu
-
Rabu, 27 Mei 2026PLN UID Lampung Hadirkan Terang dan Harapan bagi Warga Sukadamai dalam Rangka Memperingati Hari Raya Idul Adha
-
Rabu, 27 Mei 2026Kostiana Tekankan Semangat Berbagi pada Momentum Iduladha 1447 Hijriah
-
Rabu, 27 Mei 2026PTPN I Potong 304 Hewan Kurban di Seluruh Wilayah Kerja








