Wagub Optimis Tanggamus Raih KLA dan Bebas Stunting 2020
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim menghadiri workshop evaluasi percepatan kabupaten layak anak (KLA), di Pekon Banjarmanis, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Kamis (16/1/2020) Foto: Sayuti/kupastuntas.co
Tanggamus - Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim optimis Kabupaten Tanggamus dapat meraih Kabupaten Layak Anak (KLA) dan bebas stunting (kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama) tahun 2020.
Hal tersebut dikatakan Chusnunia Chalim saat menghadiri workshop evaluasi percepatan KLA di Pekon Banjarmanis, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Kamis (16/1/2020).
Dikatakan Nunik, sapaan akrab Chusnunia Chalim, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat mewujudkan status sebagai daerah bebas stunting dan layak anak. Dan untuk mewujudkan status tersebut, harus dimulai dari tingkat kabupaten/kota.
”Upaya Tanggamus sebenarnya penilaianya sudah maksimal. Perlu sentuhan sedikit lagi. Insya Allah tahun 2020 ini, Tanggamus menjadi Kabupaten Layak Anak dan bebas stunting," kata Nunik.
Karena itu, Nunik meminta seluruh elemen, terutama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperkuat sinergi kinerja untuk mewujudkan status KLA dan bebas stunting di Kabupaten Tanggamus.
"Perlu peran aktif seluruh pihak, sinergi kinerja antar OPD juga harus diperkuat untuk mewujudkan status KLA dan bebas stunting," katanya.
Sementara Bupati Tanggamus, Dewi Handajani menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Lampung pada kegiatan tersebut.
"Kehadiran ibu wakil gubernur merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami, untuk lebih giat lagi berupaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak sekaligsu bebas Stunting," ujar Dewi.
Dewi berharap, dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempercepat pencapain program pembangunan di Kabupaten Tanggamus.
Selain workshop evaluasi percepatan kabupaten layak anak, agenda kunjungan Wagub Lampung di Kabupaten Tanggamus itu juga diisi dengan kegiatan: senam bersama dan pencanangan gerakan masyarakat hidup sehat.
Berita Lainnya
-
Jembatan Gantung Garuda Resmi Difungsikan, Warga Pekon Umbar Tanggamus Tak Lagi Terisolasi
Selasa, 30 Desember 2025 -
Geger, Penemuan Bayi di Lubang Bekas Septic Tank di Wonoharjo Tanggamus
Selasa, 30 Desember 2025 -
Aksi Premanisme Hantui Wisata Pantai Tanggamus Jelang Tahun Baru, Pengunjung dan Pelaku Usaha Resah
Selasa, 30 Desember 2025 -
Razia 'Sembunyi-sembunyi' di Kotaagung Dikeluhkan, Sejumlah Pengendara Alami Insiden Jatuh
Senin, 29 Desember 2025









