• Sabtu, 29 Februari 2020

Delapan Perahu Nelayan di Kotaagung Dibakar Orang Tak Dikenal

Jumat, 17 Januari 2020 - 16.43 WIB - 28

Tim Inafis Polres Tanggamus saat olah TKP terbakarnya 8 unit perahu nelayan di pantai Kerta Pekon Kerta, Kecamatan Kotaagung Timur, Jumat (17/1/2020). Foto:Sayuti

Tanggamus - Lagi, delapan unit perahu milik nelayan ditemukan terbakar di pantai Kerta, Pekon Kerta, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, Jumat (18/1/2020) pagi.



Kedelapan perahu yang terbakar tersebut milik nelayan Andre, Edi, Ijal, Sardi, Wawa, Ridwan, Ismail dan Sopian Halim, semuanya warga Pekon Kerta, Kecamatan Kotaagung Timur.



Pantaun dilokasi,  Tim Inafis, Tekab 308, Polres Tanggamus dan Polsek Kota Agung melakukan pemeriksaan dan olah TKP guna mengungkap kejadian yang merugikan puluhan juta tersebut.



Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Edi Qorinas mengatakan, pihaknya berusaha melakukan penyelidikan dengan melibatkan Tim Inafis dalam hal pemeriksaan TKP. 



"Tekab 308 Polres Tanggamus juga diterjunkan bersama Polsek Kota guna melakukan penyelidikan," kata AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Jumat (17/1/2020) sore.



AKP Edi Qorinas menjelaskan, kebakaran awalnya diketahui saksi Edi (56) yang merupakan Warga Dusun 01 Pekon Kerta, Kecamatan Kotaagung Timur ketika hendak melaut. Saat itu saksi bersama dua korban lain yakni Edo dan Sopian melihat perahu terbakar.



"Saat korban hendak melaut pada pada pukul 4.00 WIB, pagi tadi melihat 8 perahu sudah dalam keadaan terbakar," terangnya.



Lanjutnya, 8 perahu terbakar tersebut merupakan perahu yang biasa dipergunakan untuk nelayan memancing. "Untuk kerugian sekitar Rp. 40 juta sebab harga 1 perahu senilai Rp. 5 juta," ujarnya.



Kasat menegaskan, dari lokasi pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti guna menguak kasus tersebut. 



"Mohon dukungan masyarakat memberikan informasi sekecil apapun guna mengungkap kejadian tersebut," pungkasnya.



Sementara itu, menurut Edi saksi yang melihat pertama kali, ia sangat kaget atas terbakarnya alat untuk mengais rezeki di laut miliknya dan teman-temannya.



"Kami berjalan menuju pantai, sesampai di tempat dimana kami sering menyadarkan perahu, kami tersentak kaget tiba-tiba perahu terbakar sebanyak delapan perahu," jelasnya.



Untuk diketahui, peristiwa terbakarnya perahu nelayan Pekon Kerta ini pernah terjadi dua bulan lalu, tepatnya pada 15 November 2019 lalu. Saat itu sebanyal sembilan perahu milik nelayan Pantai Pekon Kerta, Kecamatan Kotaaung Timur Kabupaten Tanggamus, diketahui terbakar.

Perahu yang terbakat tersebut milik M.Zen/Edi, Sardi, Boby Siswanto, Basri, Ridwan, Ismail, Edi Kurniawan dan Sofyan Halim.


Kapolsek Kota Agung  AKP Muji Harjono, mengatakan, terbakarnya perahu nelayan itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wib. Pasalnya pukul 04.30 Wib, saksi Sardi juga seorang pemilik bersama 2 rekannya yakni Bahri dan Robi hendak melaut, melihat perahu sudah terbakar.

“Saksi Sardi bersamaan dengan dua rekannya tiba pukul 04.30 WIB, akan melaut mencari ikan, mereka melihat perahunya telah terbakar,” kata Muji Harjono. (*)

  • Editor : Herwanda Pratama