• Sabtu, 29 Februari 2020

Ini Kata Polisi Soal Penyebab Pick Up Bermuatan Durian Terjun Bebas ke Jurang

Jumat, 17 Januari 2020 - 08.20 WIB - 26

Kasatlantas Polres Tanggamus, AKP Yuniarta. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Tanggamus -  Satuan Lalu Lintas (Satlantas Polres) Tanggamus menyimpulkan masuknya mobil pick up L300 ke jurang di Dusun Karau, Pekon Doh, Cukuh Balak. Diduga pengemudi saat itu sendang mengantisipasi adanya kendaraan lain dari lawan arah saat mobilnya mundur.

Menurut Kasatlantas Polres Tanggamus AKP Yuniarta, hal itu disimpulkan saat olah TKP di lokasi kecelakaan. Dan itu menambah kesimpulan awal jika mobil pick up tersebut mati mesin lantas mundur saat di tanjakan. 

"Kemungkinan saat mundur itu sopir khawatir ada kendaraan lain maka mengarahkan ke kiri, tapi itu jurang. Kalau diarahkan ke kanan mengenai tebing, paling hanya rusak saja mobilnya," kata AKP Yuniarta.

Kasat juga meluruskan, mobil dengan plat nomor BE 8621 ZX itu jatuh pada kedalaman jurang sekitar 90 meter. Selanjutnya sisa 75 meter lagi adalah batas pantai. Dan mobil masih bisa diambil namun itu kewenangan pemilik kendaraan.

"Mobil belum sampai dasar sekali, karena masih tertahan dua pohon di jurang itu. Mobil sebenarnya bisa diambil tapi itu terserah pemiliknya," tegasnya.

Untuk cegah kecelakaan serupa, Kasat mengimbau para pemilik kendaraan dan pengusaha angkutan agar jangan mengangkut muatan lebihi kapasitas kendaraan. 

"Kami imbau pengusaha angkutan, pemilik kendaraan agar perhatian kondisi kendaraan, jangan mengangkut muatan yang melebihi batas maksimal daya angkut, dan perhatian kondisi kendaraannya," ujar Yuniarta. 

Selain itu ia juga mengimbau masyarakat dan aparat pekon agar membersihkan semak belukar sisi jalan area tanjakan itu.

"Tujuannya agar tidak membatasi pandangan. Maka pengemudi bisa mengukur seberapa curam tanjakan dan turunan jalan tersebut," pungkasnya. 

Sebelumnya diberitakan, tak kuat menanjak di tanjakan Pematang Karau Dusun Karau Pekon Doh, Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus, mobil pick up L300 bermuatan durian, mundur dan terguling kedalam jurang sedalam 200 meter, Rabu (15/1/2020) sore.

Akibat kejadian tersebut, sopir pickup L300, Iyon (40) warga Pekon Way Liwok, Wonosobo, Tanggamus meninggal ditempat dan penumpangnya bernama Jarni (42), warga Pekon Lakaran, Wonosobo mengalami luka berat.

Sementara itu, satu penumpang lainnya bernama Atori (45), warga Pekon Sukaraja, Semaka, Tanggamus berhasil selamat sebab sebelum mobil masuk ke jurang, Atori terlebih dahulu loncat keluar mobil. (*)

  • Editor : Mita Wijayanti