Parosil Minta Tenaga Kerja Lokal di PT Nataran Mining Ditambah
Bupati Lambar Parosil Mabsus mengunjungi kantor PT Nataran Mining di Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandarnegeri Semuong, kabupaten Tanggamus, Senin (20/01/20).Foto:Iwan
Lampung Barat-Tenaga kerja di PT Nataran Mining yang berasal dari kabupaten Lampung Barat hanya berjumlah 39 orang atau sekitar 20 persen dari jumlah yang ada. Dengan demikian Bupati Lambar, Parosil Mabsus meminta agar kedepan bisa lebih ditambahkan lagi.
Hal tersebut disampaikan oleh Parosil dihadapan pihak direksi saat mengunjungi kantor PT Nataran Mining di Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandarnegeri Semuong, kabupaten Tanggamus, Senin (20/01/2020).
"Salah satu yang ingin kami (Pemkab Lambar) tanyakan yakni terkait pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam ekplorasi tambang emas disini. Sudahkah menjadi prioritas atau belum, karena banyak masyarakat yang mengeluh dan menuntut karena sedikitnya tenaga kerja lokal," kata Parosil.
Menjawab pertanyaan tersebut, Manager HSE PT Nataran Mining, Abjan Masuara mengatakan, jika tenaga kerja terbanyak berasal dari kabupaten tanggamus dengan jumlah 108 atau 56 persen dari jumlah karyawan yang ada.
"Jumlah keseluruhan karyawan kita ada 524 orang yang terdiri dari karyawan Natarang Mining 267 dan kontraktor sebanyak 257 orang. Itu karena terjadi pengurangan saat berhentinya produksi di Blok Way Linggau akhir tahun 2019 yang lalu sebanyak 76 orang," ungkapnya.
"Perlu saya sampaikan juha bahwa yang murni karyawan PT Nataran Mining hanya 267 orang, sedangkan sisanya yang 257 orang itu karyawan kontraktor, security, kantin dan lainnya," tambahnya.(*)
Berita Lainnya
-
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026 -
Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap
Kamis, 12 Februari 2026
Hal tersebut disampaikan oleh Parosil dihadapan pihak direksi saat mengunjungi kantor PT Nataran Mining di Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandarnegeri Semuong, kabupaten Tanggamus, Senin (20/01/2020).
"Salah satu yang ingin kami (Pemkab Lambar) tanyakan yakni terkait pemberdayaan tenaga kerja lokal dalam ekplorasi tambang emas disini. Sudahkah menjadi prioritas atau belum, karena banyak masyarakat yang mengeluh dan menuntut karena sedikitnya tenaga kerja lokal," kata Parosil.
Menjawab pertanyaan tersebut, Manager HSE PT Nataran Mining, Abjan Masuara mengatakan, jika tenaga kerja terbanyak berasal dari kabupaten tanggamus dengan jumlah 108 atau 56 persen dari jumlah karyawan yang ada.
"Jumlah keseluruhan karyawan kita ada 524 orang yang terdiri dari karyawan Natarang Mining 267 dan kontraktor sebanyak 257 orang. Itu karena terjadi pengurangan saat berhentinya produksi di Blok Way Linggau akhir tahun 2019 yang lalu sebanyak 76 orang," ungkapnya.
"Perlu saya sampaikan juha bahwa yang murni karyawan PT Nataran Mining hanya 267 orang, sedangkan sisanya yang 257 orang itu karyawan kontraktor, security, kantin dan lainnya," tambahnya.(*)
- Penulis : Iwan Irawan
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 13 Februari 2026Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
-
Jumat, 13 Februari 2026Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
-
Kamis, 12 Februari 2026Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
-
Kamis, 12 Februari 2026Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap









