• Sabtu, 29 Februari 2020

Pilkada Bandar Lampung 2020, Ike Edwin-Dokter Zam Jalin Komunikasi Politik

Senin, 20 Januari 2020 - 08.38 WIB - 191

Ilustrasi

Bandar Lampung - Irjen Pol Ike Edwin dan Dokter Zam Zanariah mulai menjalin komunikasi politik dalam rangka maju Pilkada Kota Bandar Lampung Tahun 2020. Keduanya sedang mendiskusikan apakah akan memakai jalur partai atau independen, untuk maju di Pilkada Kota Tapis Berseri mendatang.  

Informasi yang masuk ke Kupas Tuntas, mantan Kapolda Lampung Irjen Pol Ike Edwin dan Dokter Zam Zanariah sepakat berpasangan untuk maju dalam Pilkada Bandar Lampung. Ike Edwin akan maju sebagai bakal calon walikota dan Dokter Zam sebagai calon wakil walikota.

Sumber Kupas Tuntas juga menyebutkan, jika keduanya memilih jalur independen. Saat dihubungi Kupas Tuntas, Irjen Pol Ike Edwin mengatakan masih melakukan diskusi dengan Dokter Zam terkait Pilkada Kota Bandar Lampung 2020.

“Masih sebatas diskusi lah, nanti dilihat perkembangannya seperti apa,” kata Analis Kebijakan Utama Bidang Sospol Staf Ahli Kapolri ini kepada Kupas Tuntas, Minggu (19/1/2020) malam.

Ditanya apakah nanti akan memakai jalur partai atau independen, lagi-lagi Ike Edwin belum bersedia membeberkan secara gamblang. “Itu juga masih didiskusikan. Semua masih dalam tahap diskusi,” ujar Ike Edwin sembari tertawa.

Pernyataan sama juga disampaikan Tim Sukses Dokter Zam Zanariah saat dihubungi Kupas Tuntas pada Minggu (19/1) malam.

Tim Sukses Dokter Zam Zanariah yakni Keluarga Sehat Bandar Lampung menyebut pertemuan dengan Irjen Pol Ike Edwin baru sebatas silaturahmi politik, dan belum berbicara ke arah pasangan duet untuk Pilkada Bandar Lampung.

“Itu baru hanya pertemuan silaturahmi politik mas, belum ke arah menentukan pasangan,”kata Ketua Keluarga Sehat Bandar Lampung, Taufik, Minggu (19/1) malam.

Taufik menjelaskan, kalau pertemuan pertama itu adalah menyamakan visi-misi untuk perubahan di Kota Bandar Lampung, salah satunya memberantas politik pragmatis yang merusak tatanan demokrasi.

“Selain itu mereka kan punya visi dan misi untuk membawa Bandar Lampung ke arah yang lebih baik, jadi hanya sebatas itu saja. Lagian kedekatan personal juga kuat, karena masih kerabat,” ujarnya.

Namun, Taufik tidak menafikan jika segala perubahan masih saja bisa terjadi dan tidak menutup kemungkinan juga untuk berpasangan. “Namun kan kita lihat saja nanti, namanya juga politik,” tandasnya.

Duet Ike Edwin dan Zam Zanariah untuk Pilkada Bandar Lampung mulai muncul, saat Zam Zanariah berkunjung ke Lamban Kuning, kediaman pribadi Ike Edwin pada Jumat (17/1).

Informasi yang diterima, dokter spesialis saraf itu bukan melamar Ike Edwin sebagai wakil walikota untuk berpasangan dengannya. Sebaliknya, Ike Edwin tetap diminta menjadi calon walikota, sementara Zam adalah wakilnya.

Wakil ketua relawan Zam Zanariah, Aang Kurnaidi mengatakan

Zam Zanariah datang ke Lamban Kuning lantaran Ike Edwin merupakan tokoh adat Lampung. "Ya jika memang jodoh, Allah menghendaki, kenapa tidak," ujarnya.

 

Menurut dia, jika memang Ike Edwin maju mengikuti ajang pemilihan walikota Bandar Lampung berpasangan dengan Zam Zanariah, tentunya akan sangat menguntungkan keduanya.


"Kita bisa sama-sama tahu, track record Dang Ike seperti apa saat memimpin kepolisan daerah Lampung. Prinsip dia juga bagus, banyak prestasi yang beliau raih. Dang Ike termasuk putra Lampung terbaik,” paparnya.


Ia melanjutkan, begitu juga dengan Zam Zanariah, yang sangat aktif dalam berbagai organisasi. “Apalagi, niat beliau (Zam) untuk maju walikota ini atas permintaan masyarakat. Tentunya jika memang keduanya bergabung akan sangat cocok untuk membenahi Bandar Lampung, agar sehat dan bermartabat," jelasnya. (*)


Telah terbit di Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Edisi Senin, 20 Januari 2020

  • Editor : Mita Wijayanti