Wakil Walikota Warning Perangkat Kelurahan Tentang Penggunaan Anggaran
Wakil Walikota Metro, Djohan menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1). Foto:Johan
Metro-Wakil Walikota Metro, Djohan kembali mengingatkan kepada semua perangkat Kelurahan penerima bantuan dari pemerintah pusat agar tidak main- main dalam penggunaan anggaran. Mereka diminta harus mematuhi aturan yang merujuk mekanisme di pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Djohan usai menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1).
Ia mengatakan, bahwa pemegang kebijakan tak boleh takut menggunakan anggaran namun harus sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saya meminta usulan masyarakat tak hanya terkait pembangunan fisik namun juga memperhatikan kepentingan sosial dan ekonomi," kata dia usai menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1).
Ia juga mengatakan, kucuran dana pemerintah pusat harus transparan dan dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.
"Dan saya meminta tidak boleh ada penyimpangan alokasi bantuan pemerintah pusat pembangunan harus mematuhi rambu-rambu yang merujuk mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat,"pesan Djohan.
Ia menegaskan, pemegang kebijakan tak boleh takut menggunakan anggaran namun harus terbuka dan secara rinci dalam semua jenis penyusukan maupun realisasi kegiatan pembangunan.(*)
Berita Lainnya
-
Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga
Kamis, 12 Maret 2026
Hal tersebut disampaikan Djohan usai menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1).
Ia mengatakan, bahwa pemegang kebijakan tak boleh takut menggunakan anggaran namun harus sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saya meminta usulan masyarakat tak hanya terkait pembangunan fisik namun juga memperhatikan kepentingan sosial dan ekonomi," kata dia usai menghadiri Musrenbang di Kelurahan Mulyojati, Senin (21/1).
Ia juga mengatakan, kucuran dana pemerintah pusat harus transparan dan dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.
"Dan saya meminta tidak boleh ada penyimpangan alokasi bantuan pemerintah pusat pembangunan harus mematuhi rambu-rambu yang merujuk mekanisme yang ditetapkan pemerintah pusat,"pesan Djohan.
Ia menegaskan, pemegang kebijakan tak boleh takut menggunakan anggaran namun harus terbuka dan secara rinci dalam semua jenis penyusukan maupun realisasi kegiatan pembangunan.(*)
- Penulis : Johansyah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 14 Maret 2026Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
-
Jumat, 13 Maret 2026Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
-
Jumat, 13 Maret 2026Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
-
Kamis, 12 Maret 2026Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga



