Didemo Lurah se Kota Bandar Lampung, Ini Tanggapan Wakil Walikota Yusuf Kohar
Foto:Dokumen
Bandar Lampung-Wakil Walikota Bandar Lampung M Yusuf Kohar angkat bicara mengenai adanya lurah dari seluruh kecamatan se-kota Bandar Lampung mendatangi kantor pemerintah kota (Pemkot) Bandar Lampung. Guna mengklarifikasi terkait stament nya yang mengatakan semua lurah bekerjanya tidak benar dalam penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH), Rabu (22/01/2020).
Kohar pun tidak mempermasalahkan demo tersebut, sebab apapun stetmen yang dia keluarkan beberapa waktu lalu, adalah aduan langsung dari masyarakat.
“Saya enggak mempermasalahkan, saya biasa-biasa saja. Karena omongan saya itu benar, warga lho yang mengadu kepada saya tentang ketidakadilan mereka selama ini,”ujar Kohar saar dihubungi melalui telepon.
Bahkan menurutnya, pasca demo tersebut, ia malah mendatangi Ketua Forum Lurah Kota Bandar Lampung yang juga Lurah Tanjung Gading Rosbandi. Dalam pertemuan itu, ia mengatakan bahwa PKH merupakan bantuan pusat yang disalurkan lewat Dinas Sosial (Dinsos), baik di tingkat Provinsi maupun kota, dalam hal ini dibawahi langsung oleh Kepala Daerah.
"Kalau untuk urusan PKH dan Rastra ini kan melalui Dinsos. Nah, Dinsos ini ditiap daerah dibawahi kepala daerah, di Bandar Lampung jelas dibawah Wali Kota. Perpanjangan tangan Wali Kota kan ada camat dan lurah. Itu yang kita pertanyakan," katanya.
Ia menjelaskan, bahwa selama ia melakukan sidak ke berbagai kelurahan, warga miskin masih banyak mengadu tidak mendapatkan bantuan PKH. Dan seharusnya, hal tersebut harus diketaui oleh lurah.(*)
Berita Lainnya
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, Lampung Usulkan Pembangunan Baru 22.189 Unit
Senin, 13 April 2026 -
Mensos Ungkap Bansos Triwulan 2 Cair Paling Lambat Akhir Bulan
Senin, 13 April 2026 -
Hadapi Musim Kemarau, Perumda Way Rilau Siapkan Strategi Jaga Pasokan Air untuk 59 Ribu Pelanggan
Senin, 13 April 2026 -
Dugaan Kelalaian Medis hingga Anak Meninggal, Condrowati Soroti Penanganan Lamban RSIA Puri Betik Hati
Senin, 13 April 2026
Kohar pun tidak mempermasalahkan demo tersebut, sebab apapun stetmen yang dia keluarkan beberapa waktu lalu, adalah aduan langsung dari masyarakat.
“Saya enggak mempermasalahkan, saya biasa-biasa saja. Karena omongan saya itu benar, warga lho yang mengadu kepada saya tentang ketidakadilan mereka selama ini,”ujar Kohar saar dihubungi melalui telepon.
Bahkan menurutnya, pasca demo tersebut, ia malah mendatangi Ketua Forum Lurah Kota Bandar Lampung yang juga Lurah Tanjung Gading Rosbandi. Dalam pertemuan itu, ia mengatakan bahwa PKH merupakan bantuan pusat yang disalurkan lewat Dinas Sosial (Dinsos), baik di tingkat Provinsi maupun kota, dalam hal ini dibawahi langsung oleh Kepala Daerah.
"Kalau untuk urusan PKH dan Rastra ini kan melalui Dinsos. Nah, Dinsos ini ditiap daerah dibawahi kepala daerah, di Bandar Lampung jelas dibawah Wali Kota. Perpanjangan tangan Wali Kota kan ada camat dan lurah. Itu yang kita pertanyakan," katanya.
Ia menjelaskan, bahwa selama ia melakukan sidak ke berbagai kelurahan, warga miskin masih banyak mengadu tidak mendapatkan bantuan PKH. Dan seharusnya, hal tersebut harus diketaui oleh lurah.(*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 13 April 2026Dukung Program 3 Juta Rumah, Lampung Usulkan Pembangunan Baru 22.189 Unit
-
Senin, 13 April 2026Mensos Ungkap Bansos Triwulan 2 Cair Paling Lambat Akhir Bulan
-
Senin, 13 April 2026Hadapi Musim Kemarau, Perumda Way Rilau Siapkan Strategi Jaga Pasokan Air untuk 59 Ribu Pelanggan
-
Senin, 13 April 2026Dugaan Kelalaian Medis hingga Anak Meninggal, Condrowati Soroti Penanganan Lamban RSIA Puri Betik Hati








