DPO Polres Lampura yang Ditangkap di Gerbang Tol Rupanya Residivis
DPO Polres Lampung Utara ditangkap anggota Subdit PJR Ditlantas Polda Lampung di pintu Gerbang Tol Natar.Foto:Ist
Lampung Utara - DPO Polres Lampung Utara yang ditangkap anggota Subdit PJR Ditlantas Polda Lampung pada Rabu (22/1/2020) sore, di pintu Gerbang Tol Natar merupakan pelaku perampasan mobil pickul up Clcolt T120SS Nomor polisi B 9348 KAD, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Perkebungan PTPN 7 Bunga Mayang, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Budiman Sulaksono melalui Kasat Reskrim AKP M Hendrik Apriliyanto mengatakan, ktonologi penangkapan terhadap pelaku tersebut setelah tim Tekab 308 Satreskrim mendapat informasi tentang keberadaan pelaku Harun (40), kemudian Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Utara berkoordinasi dengan PJR Polda Lampung dan memberhentikan kendaraan travel yang ditumpangi pelaku di Pintu Tol Natar, Kabupaten Lampung Selatan dan kemudian mengamankan pelaku.
"Pelaku diduga kuat akan melarikan diri ke pulau seberang (pulau jawa). Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan dari korban pada LP/ 677/ IX/ 2019/ POLDA LAMPUNG/ RES Lampung Utara, tanggal 10 September 2019 lalu," kata AKP M Hendrik Apriliyanto, Kamis (23/1/2020).
Dijelaskannya, peristiwa kejahatan yang dilakukan oleh pelaku itu dengan kronologi kejadian berawal pada saat teman pelapor atas nama Budi mendapat orderan angkutan jengkol dan pete ke arah Lampung dari Bekasi.
Pada saat itu Budi menyuruh Maryanto untuk menemani korban dari Bekasi ke Lampung. Karena tidak cukup (muatan full) maka yang berangkat hanya korban beserta pelaku dan istri pelaku. Sesampainya di TKP pelaku menyuruh korban ikut dengan teman pelaku dengan alasan pelaku akan istirahat terlebih dulu dengan istri pelaku. Karena korban tidak mau pelaku mengancam korban akan membunuh korbannya, lalu korban pun turun dan dibonceng oleh teman pelaku.
"Atas kejadian itu korban mengalami kerugian atau kehilangan satu unit kendaraan pick up Colt T 120 SS, B 9348 KAD, STNK kendaraan itu atas nama Lina Marlina," jelas Kasat.
Berdasarkan pengembangan, lanjut AKP M Hendrik Apriliyanto, pelaku telah melakukan tindak pidana dibeberapa lokasi lain.(*)
Berita Lainnya
-
Dari Balik Jeruji Rutan Kotabumi, Penjara Berubah Jadi Markas Penipuan Online
Senin, 11 Mei 2026 -
Kades Kedaton Lampung Utara Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Rugikan Negara Rp448 Juta
Jumat, 08 Mei 2026 -
Sedang Cari Ikan, Seorang Pria Tewas Tenggelam di Sungai Abung Way Rarem Lampura
Rabu, 06 Mei 2026 -
TNI Turun Tangan, Bendungan Way Rarem Dibersihkan Demi Selamatkan Irigasi dan Ekonomi Warga
Senin, 20 April 2026
Lampung Utara - DPO Polres Lampung Utara yang ditangkap anggota Subdit PJR Ditlantas Polda Lampung pada Rabu (22/1/2020) sore, di pintu Gerbang Tol Natar merupakan pelaku perampasan mobil pickul up Clcolt T120SS Nomor polisi B 9348 KAD, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Perkebungan PTPN 7 Bunga Mayang, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara.
Kapolres Lampung Utara, AKBP Budiman Sulaksono melalui Kasat Reskrim AKP M Hendrik Apriliyanto mengatakan, ktonologi penangkapan terhadap pelaku tersebut setelah tim Tekab 308 Satreskrim mendapat informasi tentang keberadaan pelaku Harun (40), kemudian Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Utara berkoordinasi dengan PJR Polda Lampung dan memberhentikan kendaraan travel yang ditumpangi pelaku di Pintu Tol Natar, Kabupaten Lampung Selatan dan kemudian mengamankan pelaku.
"Pelaku diduga kuat akan melarikan diri ke pulau seberang (pulau jawa). Penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan dari korban pada LP/ 677/ IX/ 2019/ POLDA LAMPUNG/ RES Lampung Utara, tanggal 10 September 2019 lalu," kata AKP M Hendrik Apriliyanto, Kamis (23/1/2020).
Dijelaskannya, peristiwa kejahatan yang dilakukan oleh pelaku itu dengan kronologi kejadian berawal pada saat teman pelapor atas nama Budi mendapat orderan angkutan jengkol dan pete ke arah Lampung dari Bekasi.
Pada saat itu Budi menyuruh Maryanto untuk menemani korban dari Bekasi ke Lampung. Karena tidak cukup (muatan full) maka yang berangkat hanya korban beserta pelaku dan istri pelaku. Sesampainya di TKP pelaku menyuruh korban ikut dengan teman pelaku dengan alasan pelaku akan istirahat terlebih dulu dengan istri pelaku. Karena korban tidak mau pelaku mengancam korban akan membunuh korbannya, lalu korban pun turun dan dibonceng oleh teman pelaku.
"Atas kejadian itu korban mengalami kerugian atau kehilangan satu unit kendaraan pick up Colt T 120 SS, B 9348 KAD, STNK kendaraan itu atas nama Lina Marlina," jelas Kasat.
Berdasarkan pengembangan, lanjut AKP M Hendrik Apriliyanto, pelaku telah melakukan tindak pidana dibeberapa lokasi lain.(*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Senin, 11 Mei 2026Dari Balik Jeruji Rutan Kotabumi, Penjara Berubah Jadi Markas Penipuan Online
-
Jumat, 08 Mei 2026Kades Kedaton Lampung Utara Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Rugikan Negara Rp448 Juta
-
Rabu, 06 Mei 2026Sedang Cari Ikan, Seorang Pria Tewas Tenggelam di Sungai Abung Way Rarem Lampura
-
Senin, 20 April 2026TNI Turun Tangan, Bendungan Way Rarem Dibersihkan Demi Selamatkan Irigasi dan Ekonomi Warga








