• Sabtu, 29 Februari 2020

Perakit Senjata Api Ilegal Asal Lamtim Tewas, Jenazah Diambil Keluarganya Hari Ini

Jumat, 24 Januari 2020 - 11.47 WIB - 3k

Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan menyerahkan jenazah pelaku pembuat senpi yang diterima langsung oleh Sekretaris Desa Blimbingsari Suharno. Foto: Agus Susanto.

Lampung Timur - Jenazah Harno yang tewas setelah diterjang peluru anggota Mapolres Lampung Timur diambil keluarganya dari ruang jenazah Rumah Sakit Sukadana, Jumat (24/1/2020).

Harno merupakan warga Desa Blimbingsari, Kecamatan Jabung. Ia tewas setelah mencoba melawan petugas (polisi) ketika hendak ditangkap, Kamis (23/1/2020). "Harno kami tangkap di rumah istri kedua, di Lampung Selatan," kata Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan.

Kapolres Lampung Timur Wawan Setiawan menjelaskan, pria tiga anak tersebut ditangkap karena terbukti menjadi perakit senjata api dan telah melakukan tindakan kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat) di banyak TKP. Selain itu, Harno juga merupakan DPO Mapolres Lampung Selatan.

"Pelaku tersebut mengalami luka tembak di bagian punggung dan kaki, karena membahayakan anggota kami dalam melakukan tugas sehingga mereka (personil kami) melakukan tindakan tegas," terang Kapolres.

Penyerahan jenazah oleh Kapolres diterima langsung oleh sekretaris Desa Blimbingsari Suharno, pukul 11.00 WIB. "Ya Harno merupakan warga kami, memiliki dua istri dan tiga anak," kata Sekdes Blimbingsari.

Suharno menyebutkan Harno sebelumnya seorang petani dan kesehariannya sebagai tukang bajak sawah. Ia mengaku tidak mengetahui dengan pasti alasan Harno melakukan tindakan melanggar hukum. "Harno tinggal di Blimbingsari sudah 20 tahunan lebih, warga memahaminya sebagai petani. Namun memang sudah lima tahun terakhir jarang di rumah dan tidak lagi jadi tukang bajak sawah," terang Sekdes Blimbingsari tersebut. (*)

  • Editor : Mita Wijayanti