Minta GSG Sumber Jaya Dibongkar, Sutikno: Pengerjaannya Tidak Sesuai Spek
Hal tersebut disampaikan oleh Sutik yang juga wakil ketua I di lembaga DPRD Lampung Barat ini saat hearing komisi II dengan mitra kerja di ruang sidang makhgasana DPRD setempat, Senin (27/01/2020). Foto: Iwan
Lampung Barat - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Barat, Sutikno meminta agar pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Sumber Jaya untuk dibongkar karena dinilai tidak sesuai dengan RAB.
Hal tersebut disampaikan oleh Sutik yang juga wakil ketua I di lembaga DPRD Lampung Barat ini saat hearing komisi II dengan mitra kerja di ruang sidang makhgasana DPRD setempat, Senin (27/01/2020).
"Banyak pengerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU-PR) ini yang tidak sesuai dengan spek. Jadi kalau berkenan saya minta agar pembangunan GSG Sumberjaya yang menelan dana Rp900 juta lebih itu untuk dibongkar," kata Sutik.
Pernyataan yang diutarakan Sutik tersebut bukan tanpa alasan karena dirinya berkeyakinan apa yang dilaporkan oleh LHP di wilayah itu banyak pengerjaannya yang tidak sesuai.
"Kalau tidak percaya mari kita bongkar saja, untuk uji coba. Jika tidak ada dana saya siap mendanainya, kapanpun saya siap, subuhpun saya siap. Bila perlu kita tambah lagi datanya karena ada juga pembangunan fasilitas air bersih yang tidak mengalir," paparnya.
"Mengenai itu sudah diperiksa oleh BPK, saya tidak percaya, saya berani taruhan kalau itu pasti tidak sesuai, jadi mari kita bongkar saja," timpal Sutik.
Sedangkan Kepala DPU-PR setempat, Sudarto melalui kabid Cipta Karya, Hermanto menjawab pertanyaan Sutikno bahwa pembangunan GSG tersebut sudah sesuai dengan spek yang ada dan sudah diperiksa oleh BPK.
"Apa yang bapak tanyakan itu sudah diperiksa oleh BPK, dan pembangunan GSG tersebut bertahap, karena itu membutuhkan data Rp2 miliar lebih, jdi itu baru untuk di tahap pertama saja," singkat Hermanto. (*)
Berita Lainnya
-
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026 -
Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap
Kamis, 12 Februari 2026









