Barang untuk Program Sembako Diubah
Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Dulkahar. Foto: Ist
Lampung Selatan-Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Dulkahar mengatakan, terdapat perubahan dalam penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai atau sekarang disebut program Sembako untuk membantu keluarga kurang mampu tersebut. Mulai dari perubahan nama program, besaran anggaran yang diterima KPM sampai jumlah komoditi.
"Sekarang ini ada perubahan sistem. KPM tidak hanya mendapatkan beras dan telur, tetapi uang dari program ini dapat ditukarkan juga dengan sayur, kacang-kacangan dan buah," ujarnya, baru-baru ini.
"Anggarannya sudah masuk ke KPM pada minggu-minggu kemarin, karena memang sesuai jadual dana bagi KPM dikirim setiap tanggal 10. Dan untuk program yang baru ini, naik dari Rp110.000 menjadi Rp150.000," kata Dulkahar.
Ia berpendapat, dengan adanya perubahan sistem tersebut maka KMP seperti merdeka, karena KMP dapat menukarkan dengan barang-barang yang benar-benar dibutuhkan sehari-hari.
"Idealnya begitu, tapi kondisi di lapangan belum siap, karena warung kita yang menjual (menukarkan) itu langkah. Makanya kami sayangkan, duit sudah masuk rekening, kita baru sosialisasi jenis-barang yang disiapkan dan juga hasil (rapat)nya juga belum dapat diputuskan," kata Dulkahar.
Pada prinsipnya, Dulkahar berpendapat, penyediaan barang sudah bukan lagi tanggungjawab pihaknya. Itu adalah kewenangan dari pada mitra bank yang dalam hal ini adalah BRI melalui BRILink.
"Kalau kita nggak mau pusing, harusnya bank yang menyediakan warung dan komuditinya, tinggal KPM yang menukarkan pada saat ada pencairan," tegasnya.
Ia menambahkan, jumlah KMP untuk tahun 2020 mencapai 85.421 penerima. Namun, namun KPM yang telah menerima kartu kombo (penukaran) belum menyeluruh hanya sekitar 80-an ribu.
"Makanya, sisanya akan diverval (verifikasi dan validasi) lagi," katanya. (*)
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026
"Sekarang ini ada perubahan sistem. KPM tidak hanya mendapatkan beras dan telur, tetapi uang dari program ini dapat ditukarkan juga dengan sayur, kacang-kacangan dan buah," ujarnya, baru-baru ini.
"Anggarannya sudah masuk ke KPM pada minggu-minggu kemarin, karena memang sesuai jadual dana bagi KPM dikirim setiap tanggal 10. Dan untuk program yang baru ini, naik dari Rp110.000 menjadi Rp150.000," kata Dulkahar.
Ia berpendapat, dengan adanya perubahan sistem tersebut maka KMP seperti merdeka, karena KMP dapat menukarkan dengan barang-barang yang benar-benar dibutuhkan sehari-hari.
"Idealnya begitu, tapi kondisi di lapangan belum siap, karena warung kita yang menjual (menukarkan) itu langkah. Makanya kami sayangkan, duit sudah masuk rekening, kita baru sosialisasi jenis-barang yang disiapkan dan juga hasil (rapat)nya juga belum dapat diputuskan," kata Dulkahar.
Pada prinsipnya, Dulkahar berpendapat, penyediaan barang sudah bukan lagi tanggungjawab pihaknya. Itu adalah kewenangan dari pada mitra bank yang dalam hal ini adalah BRI melalui BRILink.
"Kalau kita nggak mau pusing, harusnya bank yang menyediakan warung dan komuditinya, tinggal KPM yang menukarkan pada saat ada pencairan," tegasnya.
Ia menambahkan, jumlah KMP untuk tahun 2020 mencapai 85.421 penerima. Namun, namun KPM yang telah menerima kartu kombo (penukaran) belum menyeluruh hanya sekitar 80-an ribu.
"Makanya, sisanya akan diverval (verifikasi dan validasi) lagi," katanya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 15 Mei 2026Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
-
Selasa, 12 Mei 2026Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
-
Selasa, 05 Mei 2026Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
-
Selasa, 05 Mei 2026Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel








