Peserta Tes CPNS Diperiksa Secara Ketat, Bawa Handphone Langsung Disita
Seluruh peserta tes CPNS diperiksa sebelum memasuki ruangan, Minggu (2/2/2020). Foto: Ria
Bandar Lampung-Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran mulai digelar pada Minggu (2/2/2020) di Kampus Itera, Bandar Lampung.
Hari pertama tes SKD CPNS dilaksanakan dalam empat sesi yang diikuti 500 peserta. Sebelum memasuki ruang tes, seluruh peserta diperiksa dan digeledah secara ketat.
Berdasarkan pantauan Kupastuntas.co di lapangan, masih banyak peserta yang kedapatan membawa telepon genggam atau handphone serta alat tulis.
"Masih banyak yang bawa alat tulis seperti pena, bahkan ada beberapa yang membawa handphone," ujar Dwi Priyanti, petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi tes.
Barang-barang milik peserta tersebut langsung diamankan oleh petugas dan dimasukan kedalam plastik serta diberi nama. "Setelah selesai tes, peserta baru boleh mengambil barangnya masing-masing," ungkapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026
Bandar Lampung-Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran mulai digelar pada Minggu (2/2/2020) di Kampus Itera, Bandar Lampung.
Hari pertama tes SKD CPNS dilaksanakan dalam empat sesi yang diikuti 500 peserta. Sebelum memasuki ruang tes, seluruh peserta diperiksa dan digeledah secara ketat.
Berdasarkan pantauan Kupastuntas.co di lapangan, masih banyak peserta yang kedapatan membawa telepon genggam atau handphone serta alat tulis.
"Masih banyak yang bawa alat tulis seperti pena, bahkan ada beberapa yang membawa handphone," ujar Dwi Priyanti, petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi tes.
Barang-barang milik peserta tersebut langsung diamankan oleh petugas dan dimasukan kedalam plastik serta diberi nama. "Setelah selesai tes, peserta baru boleh mengambil barangnya masing-masing," ungkapnya. (*)
- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 16 Mei 2026Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
-
Sabtu, 16 Mei 2026PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
-
Jumat, 15 Mei 2026Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
-
Jumat, 15 Mei 2026Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional








