Warga Karang Anyar Harap Jembatan Rusak Pasca Banjir Segera Diperbaiki
Jembatan akses menuju makam di Desa Karang Anyar, Kecamatan Gedong Tataan rusak akibat banjir beberapa waktu lalu. Foto:Reza
Pesawaran-Warga Dusun Kesugihan, Desa Karang Anyar, Kecamatan Gedong Tataan yang beberapa waktu lalu terkena dampak banjir, mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk segera memperbaiki jembatan yang rusak akibat musibah banjir.
Seperti halnya yang diungkapkan Imron, warga sekitar saat ditemui Kupastuntas.co, Minggu (2/02/2020).
"Kami sangat berharap secepatnya pak Bupati (Dendi Ramadhona) memperbaiki jembatan itu, soalnya jalan satu-satunya ke makam, takutnya kalau ada warga yang meninggal dunia, nantinya repot karena akses jembatannya rusak," ungkapnya.
Menurutnya, jembatan tersebut rusak lantaran diterjang musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Jembatan itu terputus akibat sayapnya ambrol sehingga membuat lubang menganga dan tidak bisa dilalui, jangankan motor apa mobil orang juga tidak bisa lewat karena bolong, makanya kami sangat mengharapkan pak bupati segera memperbaikinya, ya paling tidak mencarikan solusi," ujarnya.
Terpisah, salah satu tokoh masyarakat, Mursalin juga mengharapkan adanya perbaikan secepatnya terhadap jembatan tersebut.
"Memang jembatan itu, satu-satunya akses ke makam, yang kami khawatirkan adalah kalau ada warga yang meninggal dalam waktu dekat, tentunya sangat menyulitkan kami dalam hal prosesi pemakamannya, karena tidak ada akses menuju makam,"katanya.
"Oleh sebab itu, saya sangat berharap adanya penanganan cepat dari Pemerintah Daerah untuk penangananya masalah jembatan itu, sebenarnya jembatan itu baru dibangun sekitar tahun 2011, tapi karena kena banjir kemarin makanya rusak," tutupnya.(*)
Berita Lainnya
-
Mengapa Pelaku Penembakan Polisi Memilih Bersembunyi di Wilayah Teluk Hantu?
Sabtu, 16 Mei 2026 -
250 Pemuda Tridharma Digembleng di Markas Marinir Lampung, Siap Jadi Generasi Tangguh
Selasa, 05 Mei 2026 -
Kunjungan Kerja Anggota Komisi III DPR RI Sudin di Pesawaran dan Bandar Lampung: Ingatkan Warga Jauhi Narkoba, Pinjol dan Judol
Sabtu, 02 Mei 2026 -
Kronologi Kecelakaan Beruntun 8 Kendaraan di Jalinbar Pesawaran, Dipicu Fuso Rem Blong
Selasa, 28 April 2026
Seperti halnya yang diungkapkan Imron, warga sekitar saat ditemui Kupastuntas.co, Minggu (2/02/2020).
"Kami sangat berharap secepatnya pak Bupati (Dendi Ramadhona) memperbaiki jembatan itu, soalnya jalan satu-satunya ke makam, takutnya kalau ada warga yang meninggal dunia, nantinya repot karena akses jembatannya rusak," ungkapnya.
Menurutnya, jembatan tersebut rusak lantaran diterjang musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Jembatan itu terputus akibat sayapnya ambrol sehingga membuat lubang menganga dan tidak bisa dilalui, jangankan motor apa mobil orang juga tidak bisa lewat karena bolong, makanya kami sangat mengharapkan pak bupati segera memperbaikinya, ya paling tidak mencarikan solusi," ujarnya.
Terpisah, salah satu tokoh masyarakat, Mursalin juga mengharapkan adanya perbaikan secepatnya terhadap jembatan tersebut.
"Memang jembatan itu, satu-satunya akses ke makam, yang kami khawatirkan adalah kalau ada warga yang meninggal dalam waktu dekat, tentunya sangat menyulitkan kami dalam hal prosesi pemakamannya, karena tidak ada akses menuju makam,"katanya.
"Oleh sebab itu, saya sangat berharap adanya penanganan cepat dari Pemerintah Daerah untuk penangananya masalah jembatan itu, sebenarnya jembatan itu baru dibangun sekitar tahun 2011, tapi karena kena banjir kemarin makanya rusak," tutupnya.(*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 16 Mei 2026Mengapa Pelaku Penembakan Polisi Memilih Bersembunyi di Wilayah Teluk Hantu?
-
Selasa, 05 Mei 2026250 Pemuda Tridharma Digembleng di Markas Marinir Lampung, Siap Jadi Generasi Tangguh
-
Sabtu, 02 Mei 2026Kunjungan Kerja Anggota Komisi III DPR RI Sudin di Pesawaran dan Bandar Lampung: Ingatkan Warga Jauhi Narkoba, Pinjol dan Judol
-
Selasa, 28 April 2026Kronologi Kecelakaan Beruntun 8 Kendaraan di Jalinbar Pesawaran, Dipicu Fuso Rem Blong








