Peserta CPNS Pesawaran Melahirkan Bayi Laki-Laki
Yesi Yulianti,peserta CPNS Pesawaran melahirkan bayi laki-laki setelah mengalami kontraksi saat akan mengikuti tes SKD, Selasa (2/4/2020). Foto: Siti/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Seorang peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 Instansi Kabupaten Pesawaran Formasi Guru Bimbingan Konseling melahirkan saat akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Peserta tersebut diketahui bernama Yesti Yulianti, warga Kecamatan Way Lima, Kutadalom, Kabupaten Pesawaran.
Yesti melahirkan di Unit Gawat Darurat (UGD) Puri Betik Hati, Bandar Lampung. "Di dalam ambulans sudah mengeluarkan tanda, keluar darah. Hanya 15 menit di UGD langsung lahir," ungkapnya.
Yesti melahirkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2.7 kilogram dan panjang 4.7 CM.
Baca Juga: Peserta CPNS Pesawaran Melahirkan Saat Akan Ikut Tes SKD
"Kurang lebih jam 9 bayinya keluar," ujarnya kepada kupastuntas.co, pada Selasa (4/2/2020)
Yesti melahirkan di UGD Rumah Sakit Betik Hati Bandar Lampung, dengan bantuan bidan rumah sakit.
Dokter memperkirakan Yesti akan melahirkan pada akhir Bulan Februari, semalem Yesi sudah merasakan kontraksi namun tetap dipaksakan karena menyangka kontrakasi palsu, dan masih belajar hingga pukul 12 malam.
"Saya kira kontraksi palsu karena anak yang pertama juga gitu," imbuhnya.
Saat tes Yesti ditemani dengan suaminya yang bernama Raga Irlanda, saat ini Yesi sedang dirawat di ruang Lili lantai tiga, Rumah Sakit Betik Hati.
Perihal nama Yesti ingin memberikan nama yang berkaitan dengat Itera, "kalau nama pengen yang berkaitan dengan Itera, karena merasakan sakitnya di sana," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
REI Sambut Positif Integrasi 8 Desa Jati Agung ke Bandar Lampung, Dinilai Picu Pertumbuhan Properti
Senin, 26 Januari 2026 -
Benny Karya Limantara: Pembangunan Pagar Way Kambas Belum Sentuh Akar Konflik Gajah
Senin, 26 Januari 2026 -
Lampung Diguyur Dana BOSP Kesetaraan 17,7 Miliar
Senin, 26 Januari 2026 -
Pengamat: HGU SGC Hasil Lelang BPPN Tidak Bisa Dicabut, Negara Berpotensi Langgar Kepastian Hukum
Senin, 26 Januari 2026









