Potret Pasar Terminal Kemiling, Buk Des Jadi Pedagang Satu-satunya
Buk Des menjadi satu-satunya pedagang yang masih bertahan di Pasar Terminal Kemiling. Foto: Sri
Bandar Lampung-Meski lapak di Pasar Terminal Kemiling, Bandar Lampung digratiskan, pedagang enggan berjualan di tempat ini. Mereka berdalih, tidak ada warga yang mengunjungi pasar tersebut.
Warga lebih memilih mendatangi Pasar Rakyat Tani, yang berjarak sekitar satu kilometer dari Pasar Terminal Kemiling. Buk Des, menjadi satu-satunya pedagang makanan yang masih bertahan berjualan di dalam Pasar Terminal Kemiling.
"Ya tiap hari dagangnya sendirian saja, mulai dari jam 08.00 WIB sampai sore hari. Tapi banyak juga yang pesan makanan, ada juga yang langsung ke sini," kata Buk Des saat ditemui di lokasi, Selasa (4/2/2020).
Ia, pun menyayangkan kondisi Pasar Terminal Kemiling yang sepi pedagang. Karena, saat ini hanya dirinya yang berjualan di dalam pasar itu. "Ya sangat di sayangkan. Dikasih gratis aja nggak mau, padahal pasarnya strategis kok," tuturnya.
Menurutnya, jika semua pedagang Pasar Rakyat Tani pindah ke Pasar Terminal Kemiling, dipastikan akan lebih ramai. Apalagi, saat ini Pasar Rakyat Tani hanya buka dua kali dalam satu minggu.
"Sebenarnya pembelinya ada, ramai, tapi pedagangnya nggak lengkap. Jadi pembeli beralih ke pasar lain. Tapi kemungkinan kalau Pasar Tani tutup, pedagangnya pindah ke sini semua bakal ramai," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
KPK OTT Bupati Tulungagung, 16 Orang Diamankan
Sabtu, 11 April 2026 -
RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
Jumat, 10 April 2026 -
Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
Jumat, 10 April 2026 -
Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional
Jumat, 10 April 2026
Warga lebih memilih mendatangi Pasar Rakyat Tani, yang berjarak sekitar satu kilometer dari Pasar Terminal Kemiling. Buk Des, menjadi satu-satunya pedagang makanan yang masih bertahan berjualan di dalam Pasar Terminal Kemiling.
"Ya tiap hari dagangnya sendirian saja, mulai dari jam 08.00 WIB sampai sore hari. Tapi banyak juga yang pesan makanan, ada juga yang langsung ke sini," kata Buk Des saat ditemui di lokasi, Selasa (4/2/2020).
Ia, pun menyayangkan kondisi Pasar Terminal Kemiling yang sepi pedagang. Karena, saat ini hanya dirinya yang berjualan di dalam pasar itu. "Ya sangat di sayangkan. Dikasih gratis aja nggak mau, padahal pasarnya strategis kok," tuturnya.
Menurutnya, jika semua pedagang Pasar Rakyat Tani pindah ke Pasar Terminal Kemiling, dipastikan akan lebih ramai. Apalagi, saat ini Pasar Rakyat Tani hanya buka dua kali dalam satu minggu.
"Sebenarnya pembelinya ada, ramai, tapi pedagangnya nggak lengkap. Jadi pembeli beralih ke pasar lain. Tapi kemungkinan kalau Pasar Tani tutup, pedagangnya pindah ke sini semua bakal ramai," tandasnya. (*)
- Penulis : Sri
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 11 April 2026KPK OTT Bupati Tulungagung, 16 Orang Diamankan
-
Jumat, 10 April 2026RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
-
Jumat, 10 April 2026Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
-
Jumat, 10 April 2026Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional








