Potret Pasar Terminal Kemiling, Buk Des Jadi Pedagang Satu-satunya
Buk Des menjadi satu-satunya pedagang yang masih bertahan di Pasar Terminal Kemiling. Foto: Sri
Bandar Lampung-Meski lapak di Pasar Terminal Kemiling, Bandar Lampung digratiskan, pedagang enggan berjualan di tempat ini. Mereka berdalih, tidak ada warga yang mengunjungi pasar tersebut.
Warga lebih memilih mendatangi Pasar Rakyat Tani, yang berjarak sekitar satu kilometer dari Pasar Terminal Kemiling. Buk Des, menjadi satu-satunya pedagang makanan yang masih bertahan berjualan di dalam Pasar Terminal Kemiling.
"Ya tiap hari dagangnya sendirian saja, mulai dari jam 08.00 WIB sampai sore hari. Tapi banyak juga yang pesan makanan, ada juga yang langsung ke sini," kata Buk Des saat ditemui di lokasi, Selasa (4/2/2020).
Ia, pun menyayangkan kondisi Pasar Terminal Kemiling yang sepi pedagang. Karena, saat ini hanya dirinya yang berjualan di dalam pasar itu. "Ya sangat di sayangkan. Dikasih gratis aja nggak mau, padahal pasarnya strategis kok," tuturnya.
Menurutnya, jika semua pedagang Pasar Rakyat Tani pindah ke Pasar Terminal Kemiling, dipastikan akan lebih ramai. Apalagi, saat ini Pasar Rakyat Tani hanya buka dua kali dalam satu minggu.
"Sebenarnya pembelinya ada, ramai, tapi pedagangnya nggak lengkap. Jadi pembeli beralih ke pasar lain. Tapi kemungkinan kalau Pasar Tani tutup, pedagangnya pindah ke sini semua bakal ramai," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
Kamis, 28 Mei 2026 -
Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
Kamis, 28 Mei 2026 -
Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan
Kamis, 28 Mei 2026 -
Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD-SMP, Segini Rerata Nilai di Lampung
Kamis, 28 Mei 2026
Warga lebih memilih mendatangi Pasar Rakyat Tani, yang berjarak sekitar satu kilometer dari Pasar Terminal Kemiling. Buk Des, menjadi satu-satunya pedagang makanan yang masih bertahan berjualan di dalam Pasar Terminal Kemiling.
"Ya tiap hari dagangnya sendirian saja, mulai dari jam 08.00 WIB sampai sore hari. Tapi banyak juga yang pesan makanan, ada juga yang langsung ke sini," kata Buk Des saat ditemui di lokasi, Selasa (4/2/2020).
Ia, pun menyayangkan kondisi Pasar Terminal Kemiling yang sepi pedagang. Karena, saat ini hanya dirinya yang berjualan di dalam pasar itu. "Ya sangat di sayangkan. Dikasih gratis aja nggak mau, padahal pasarnya strategis kok," tuturnya.
Menurutnya, jika semua pedagang Pasar Rakyat Tani pindah ke Pasar Terminal Kemiling, dipastikan akan lebih ramai. Apalagi, saat ini Pasar Rakyat Tani hanya buka dua kali dalam satu minggu.
"Sebenarnya pembelinya ada, ramai, tapi pedagangnya nggak lengkap. Jadi pembeli beralih ke pasar lain. Tapi kemungkinan kalau Pasar Tani tutup, pedagangnya pindah ke sini semua bakal ramai," tandasnya. (*)
- Penulis : Sri
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 28 Mei 2026BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
-
Kamis, 28 Mei 2026Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
-
Kamis, 28 Mei 2026Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan
-
Kamis, 28 Mei 2026Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD-SMP, Segini Rerata Nilai di Lampung








