Dua Rumah Sakit di Bandar Lampung ini Mendominasi Penyerapan Anggaran Jamkeskot
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Edwin Rusli.Foto:Ist
Bandar Lampung-Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandar Lampung merilis, setiap tahunya penyerapan anggaran Jamkeskot lebih didominasi di dua Rumah Sakit.
Kepala Dinkes Bandar Lampung, Edwin Rusli menyebut penyerapan anggaran Jamkeskot lebih didominasi di dua rumah sakit yakni RS Abdul Moeloek dan RS A. Dadi Tjokrodipo.
"Untuk penyerapan anggaran Jamkeskot paling banyak didua RS, yakni RS Abdul Moeloek dan RS Kota" kata dia, Kamis (6/2/2020).
Dia memperkirakan, penyerapan anggaran Jamkeskot didua RS itu dikisaran angka Rp 28 Miliar.
"Kalau ditotalkan, sebesar Rp28 Miliar, itu disetiap tahunya ya, kalau ditotalkan," ungkap dia.
Jika dirincikan secara detail, pertahun RS Abdul Moeloek menelan anggaran sebesar Rp16 Miliar untuk melayani peserta Jamkeskot.
Kemudian, pertahun RS A. Dadi Tjakrodipo menyerap anggaran sebesar Rp12 Miliar untuk mengcover peserta Jamkeskot.
"Tetapi paling banyak penyerapan anggaran Jamkeskot di RS Abdul Moeloek, karena mungkin kebanyakan peserta Jamkeskot berobat disana, karena bersekala besar," kata dia.
Kendati begitu, pembayaran Jamkeskot telah terbayarakan dengan menggunakan APBD, meski pelunasan sering terhambat.
Lantaran sering kali pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) oleh Pemprov Lampung tersendat. (*)
Berita Lainnya
-
RS Urip Sumoharjo Terima Kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI
Jumat, 10 April 2026 -
Berturut-Turut, Universitas Teknokrat Indonesia Raih PTS Terbaik Versi UniRank 2026
Jumat, 10 April 2026 -
Tembus 3 Semester, Lulusan Perdana MBI Universitas Teknokrat Indonesia Diuji Penguji Nasional hingga Internasional
Jumat, 10 April 2026 -
Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Kunjungi RSUD Abdul Moeloek
Jumat, 10 April 2026








