Polda: Penusukan Anis Masuk Pembunuhan Berencana
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M. Barly Ramadhany. Foto: Ist
Bandar Lampung-Tim aparat gabungan Jatanras Polda Lampung bersama Polres Lampung Selatan mengungkap kasus penusukan hingga mengakibatkan korban Anis (34) tewas.
Ternyata, penusukan yang terjadi di kebun jagung di Desa Sindang Sari Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan tersebut sudah direncanakan.
"Jadi itu bukan korban begal, tapi pembunuhan yang memang sudah direncanakan. Jadi modusnya pura-pura kena begal," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M. Barly Ramadhany, Minggu (9/2/2020).
Diketahui, polisi meringkus tiga pelaku. Satu diantaranya suami korban berinisial H. H ditangkap pada Sabtu (8/2/2020) dirumahnya, berdasarkan keterangan dari dua pelaku lainnya yang terlebih dahulu ditangkap. (*)
Berita Lainnya
-
Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik
Kamis, 28 Mei 2026 -
BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
Kamis, 28 Mei 2026 -
Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
Kamis, 28 Mei 2026 -
Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan
Kamis, 28 Mei 2026
Ternyata, penusukan yang terjadi di kebun jagung di Desa Sindang Sari Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan tersebut sudah direncanakan.
"Jadi itu bukan korban begal, tapi pembunuhan yang memang sudah direncanakan. Jadi modusnya pura-pura kena begal," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M. Barly Ramadhany, Minggu (9/2/2020).
Diketahui, polisi meringkus tiga pelaku. Satu diantaranya suami korban berinisial H. H ditangkap pada Sabtu (8/2/2020) dirumahnya, berdasarkan keterangan dari dua pelaku lainnya yang terlebih dahulu ditangkap. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 28 Mei 2026Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik
-
Kamis, 28 Mei 2026BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
-
Kamis, 28 Mei 2026Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
-
Kamis, 28 Mei 2026Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan








