Selain Membunuh Istri, Handoko Terlibat Perampokan yang Menewaskan Dua Polisi
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M. Barly Ramadhany. Foto: Ist
Bandar Lampung-Selain menjadi dalang pembunuhan berencana terhadap istrinya sendiri, Anis (34), ternyata Handoko merupakan buronan pihak kepolisian sejak lama.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata Handoko itu DPO Polres Lampung Timur," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M. Barly Ramadhany, Selasa (11/2/2020).
Selain itu, kata Barly, pelaku Handoko juga merupakan residivis yang keluar masuk penjara dengan berbagai kasus kriminal.
Barly pun membenarkan jika Handoko terlibat dalam aksi perampokan pada 2009 yang menewaskan dua anggota polisi yang kini namanya diabadikan menjadi Graha Wiyono Siregar.
"Ya, salah satu aksi kriminal Handoko itu terlibat perampokan beberapa tahun silam," jelasnya.
Ditegaskan Barly, sebenarnya pihaknya sudah lama memburu Handoko. Dengan adanya peristiwa pembunuhan tersebut, akhirnya Handoko dapat diringkus.
"Dia itu (Handoko) bisa dibilang lincah, pindah sana sini. Nah, dengan adanya kejadian itu (pembunuhan), dia berhasil kita tangkap," terangnya. (*)
Berita Lainnya
-
Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik
Kamis, 28 Mei 2026 -
BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
Kamis, 28 Mei 2026 -
Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
Kamis, 28 Mei 2026 -
Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan
Kamis, 28 Mei 2026
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata Handoko itu DPO Polres Lampung Timur," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol M. Barly Ramadhany, Selasa (11/2/2020).
Selain itu, kata Barly, pelaku Handoko juga merupakan residivis yang keluar masuk penjara dengan berbagai kasus kriminal.
Barly pun membenarkan jika Handoko terlibat dalam aksi perampokan pada 2009 yang menewaskan dua anggota polisi yang kini namanya diabadikan menjadi Graha Wiyono Siregar.
"Ya, salah satu aksi kriminal Handoko itu terlibat perampokan beberapa tahun silam," jelasnya.
Ditegaskan Barly, sebenarnya pihaknya sudah lama memburu Handoko. Dengan adanya peristiwa pembunuhan tersebut, akhirnya Handoko dapat diringkus.
"Dia itu (Handoko) bisa dibilang lincah, pindah sana sini. Nah, dengan adanya kejadian itu (pembunuhan), dia berhasil kita tangkap," terangnya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 28 Mei 2026Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik
-
Kamis, 28 Mei 2026BKN Sebut 5,2 Juta ASN Tidak Punya Rumah
-
Kamis, 28 Mei 2026Negara Rugi Rp 857 Miliar Akibat 7 Tambang Ilegal
-
Kamis, 28 Mei 2026Hadapi Ancaman El Nino, Lampung Bangun 1.200 Irigasi Perpompaan Jaga Ketahanan Pangan








