• Kamis, 02 April 2020

DPRD Lampung Utara Godok Tiga Raperda Usul Inisiatif Dewan

Senin, 17 Februari 2020 - 19.33 WIB - 54

Ketua Bapemperda DPRD Lampung Utara Tabrani Rajab saat diwawancarai di Gedung DPRD setempat, Senin (17/2/2020). Foto: Sarnubi/kupastuntas.co

Lampung Utara - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara godok tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul inisiatif dewan. Ketiga raperda itu tentang beasiswa bagi anak berprestasi, perlindungan tenaga kerja, dan tentang kabupaten layak anak.

Hal itu disebutkan oleh Ketua Bapemperda DPRD Lampung Utara Tabrani Rajab, setelah rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD setempat, Senin (17/2/2020).

"Kita menyusun sehingga dia masuk dalam menjadi peraturan daerah dan lembaran daerah atau istilah peraturan perundang-undangan itu negara yang harus dijalankan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Lampung Utara, di sini DPRD mempunyai fungsi legislasi daripada anggota DPRD yang ada," ujar Tabrani.

Sementara mengenai ketiga usulan itu mengapa menjadi pilihan prioritas, Tabrani menjelaskan, ditetapkannya ketika Raperda usul inisiatif dewan tersebut karena tiga peraturan ini berkaitan dengan kebutuhan daerah setempat.

"Ini yang dibutuhkan kita, seperti beasiswa, pemerintah harus memperhatikan memberikan motivasi kepada siswa-siswa yang berprestasi hingga mereka mampu bersaing dan menjadikan kabupaten ini kabupaten yang betul-betul unggul di dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan yang layak," ungkapnya.

Selain itu melihat kondisi lain ada anak-anak yang berprestasi tetapi orang tuanya kurang mampu, anak-anak yatim anak-anak dhuafa yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ini harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara. 

"Semua ini dalam rangka kita menciptakan sumber daya manusia yang unggul qualified dan kapabilitas mereka sangat dibutuhkan karena hari ini kita membutuhkan anak-anak cerdas untuk membangun Kabupaten Lampung Utara ini dasar pertimbangan tentang beasiswa," jelasnya.

Kemudian tentang tenaga kerja, lanjutnya, mengingat tenaga kerja hari ini butuh perlindungan.

“Karena tenaga kerja lokal yang harus kita utamakan kepada para pihak nanti untuk memberdayakan tenaga kerja tenaga kerja lokal, hal itu guna mengurangi pengangguran di Kabupaten Lampung Utara maka stabilitas keamanan Insya Allah akan stabil dan Lampung Utara akan aman nyaman karena tidak lagi ada orang yang menganggur,” ucapnya.

Lainnya tentang kabupaten layak anak, Kabupaten Lampung Utara menginginkan menjadi kabupaten yang sehat, kabupaten yang mempunyai anak-anak dan terlepas dari stunting  dan meningkatkan kesehatan pada anak mulai dari dalam kandungan.

"Ini harus kita buatkan peraturannya sehingga juga daerah mampu nanti dengan melihat adanya program-program yang lain peraturannya memang kita sudah ada Jadi tidak ada lagi keluhan ada anak yang tertinggal, ada anak yang di singkirkan terbelakang dan sebagainya," ungkapnya. (*)

  • Editor : Erik Handoko