• Kamis, 02 April 2020

Pemda Lampura Ingatkan Pentingnya Gerakan 3M Plus

Senin, 17 Februari 2020 - 18.41 WIB - 35

Asisten II Pemkab Lampung Utara, Toto Sumedi saat jadi inspektur upacara di halaman Sekretariat Pemda Kabupaten Lampura, Senin (17/2/2020). Foto: Ist.

Lampung Utara -Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan gerakan serentak pencegahan dan pengendalian demam berdarah dengue (DBD) melalui pemberantasan sarang nyamuk dengan gerakan 3M Plus.

"Gerakan 3M Plus ini dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang, serta  melakukan gerakan pencegahan lainnya, seperti memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, menggunakan kelambu pada saat tidur, tidak menggantung pakaian, mengatur pencahayaan ventilasi rumah, dan lain sebagainya," kata Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Toto Sumedi pada sambutan upacara bendera bulanan di halaman Sekretariat Pemda Kabupaten Lampura, Senin (17/2/2020).

Toto juga menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, tentang penyelenggaraan Sensus Penduduk oleh Badan Pusat Statistik yang untuk pertama kalinya menggunakan metode kombinasi, yaitu menggunakan metode berbasis data registrasi induk kependudukan yang juga dilengkapi dengan data survei pencacahan jiwa di lapangan.

Masyarakat diminta secara mandiri melaksanakan Sensus Penduduk Online melalui https://sensus.bps.go.id, mulai tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020 mendatang.

Kedua, untuk Kepada Dinas PP dan KB agar menyiapkan konsep promosi program KB yang disesuaikan dengan kearifan lokal hingga lebih dapat diterima oleh masyarakat. Selain itu harus lebih concern lagi terhadap pendidikan kesehatan reproduksi remaja, karena minimnya pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja tersebut akan berdampak terhadap potensi pernikahan dan kehamilan di usia muda.

"Ketiga, pada musim penghujan ini kita harus selalu waspada terhadap mewabahnya penyakit DBD. Fogging atau pengasapan belum cukup efektif karena hanya mematikan nyamuk dewasa sedangkan telur dan larva nyamuk terus berkembang biak," ujanya. (**)

  • Editor : Erik Handoko