• Minggu, 05 Juli 2020

Cegah Penyakit Masyarakat, Polsek Rebang Razia Warung Jual Minuman Keras

Selasa, 18 Februari 2020 - 17.48 WIB
25

Polsek Rebang Tangkas merazia sejumlah warung yang menjual minuman keras di Kampung Madang Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan, Selasa (18/2/2020). Foto: Sandi

Way Kanan-Dalam rangka Operasi Cempaka Krakatau 2020, Polsek Rebang Tangkas merazia sejumlah warung yang menjual minuman keras (Miras) di Kampung Madang Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan, Selasa (18/2/2020).

Kapolsek Rebang Tangkas, Iptu Kodariah mengatakan, operasi dilakukan sebagai bentuk upaya pengendalian warung-warung yang disinyalir menjual miras yang meresahkan masyarakat. Kegiatan ini  guna menciptakan kondisi yang aman di wilayah Hukum Polres Way Kanan.

"Masih dalam rangka Operasi Cempaka Krakatau, kami juga melakukan razia kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen, senjata tajam, narkoba dan peralatan-peralatan yang diduga untuk melakukan perbuatan pidana," terangnya.

Kodariah melanjutkan, bagi pemilik warung yang jual minuman keras akan diberikan pembinaan dan dibuatkan pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Pemilik warung juga diimbau tidak menjual minuman keras kepada anak sekolah dan remaja. "Operasi kali ini, kami menyita barang bukti tuak sekitar 10 liter,” pungkasnya. (*)

Way Kanan-Dalam rangka Operasi Cempaka Krakatau 2020, Polsek Rebang Tangkas merazia sejumlah warung yang menjual minuman keras (Miras) di Kampung Madang Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan, Selasa (18/2/2020).

Kapolsek Rebang Tangkas, Iptu Kodariah mengatakan, operasi dilakukan sebagai bentuk upaya pengendalian warung-warung yang disinyalir menjual miras yang meresahkan masyarakat. Kegiatan ini  guna menciptakan kondisi yang aman di wilayah Hukum Polres Way Kanan.

"Masih dalam rangka Operasi Cempaka Krakatau, kami juga melakukan razia kendaraan yang tidak dilengkapi dokumen, senjata tajam, narkoba dan peralatan-peralatan yang diduga untuk melakukan perbuatan pidana," terangnya.

Kodariah melanjutkan, bagi pemilik warung yang jual minuman keras akan diberikan pembinaan dan dibuatkan pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Pemilik warung juga diimbau tidak menjual minuman keras kepada anak sekolah dan remaja. "Operasi kali ini, kami menyita barang bukti tuak sekitar 10 liter,” pungkasnya. (*)

Berita Lainnya

-->