• Minggu, 05 Juli 2020

Tujuh Organisasi Pers di Way Kanan Minta Oknum Kepsek yang Hina Profesi Jurnalis Mengundurkan Diri

Selasa, 18 Februari 2020 - 18.45 WIB
55

Tujuh organisasi kewartawanan di Way Kanan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang juga ketua K3S Way Kanan mengundurkan diri.Foto:Sandi

Way Kanan-Suparno, oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang juga ketua K3S Way Kanan, Suparno diminta untuk membuat surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatannya, sesuai dengan tuntutan dari tujuh organisasi kewartawanan.

Dimana sebelumnya para jurnalis ini merasa dilecehkan oleh oknum kepsek Suparno, yang mengatakan ketemu wartawanan seperti ketemu dedemit, saat rombongan K3S, bersilaturahmi dengan PWI, Kamis (14/2/2020)

Seperti diutarakan oleh Wakil Bupati Way Kanan Edward Anthoni, yang menjamin bahwa oknum kepsek Suparno tersebut akan mengundurkan diri dari jabatannya.

"Saya menjamin kalau Suparno akan mundur dari jabatannya sebagai kepala sekolah, namun dengan adanya aturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, dimana Pemkab Way Kanan tidak boleh lagi untuk melantik dan memberhentikan pejabat atau kepsek dari jabatannya,”ungkapnya.

Maka Suparno akan diminta membuat surat pengunduran diri kepada Bupati, dengan tembusan dinas pendidikan dan BKPSDM untuk mempercepat proses pengunduran dirinya dari jabatan sebagai kepseknya. Dengan adanya permasalahan ini hendaknya dapat mempererat silaturahmi dengan seluruh jajaran Pemda dan pihak jurnalis se- Way Kanan.

"Jadikan masalah ini sebagai pelajaran yang sangat bermanfaat untuk kita semua, dimana menjaga lisan sama dengan menjaga kehormatan dan martabat kita sendiri," ungkap Edward saat mengadakan pertemuan denga tuju perwakilan organisasi pers.

Sementara Kadis Pendidikan Way Kanna, Usman Karim mengatakan, atas nama pribadi dan kedinasan memohon maaf kepada seluruh jurnalis yang tergabung dalam organisasi kewartawanan yang ada di Way Kanan. Semoga kedepan nya tidak terulang lagi permasalahan seperti ini.

“Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat membuka pintu silaturahmi antara jajaran pendidikan dengan para jurnalis, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman untuk kedepannya," tutupnya. (*)