Pemprov dan Bank Lampung MoU Kartu Petani Berjaya
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Dirut Bank Lampung Eria Desomsoni menunjukan MoU program Kartu Petani Berjaya yang dilaksanakan di ruang rapat utama kantor Gubernur, Rabu (19/2/2020). Foto: Ist
Bandar Lampung-Bank Lampung menandatangani MoU dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk melaksanakan program Kartu Petani Berjaya yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Gubernur, Rabu (19/2/2020).
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Dirut Bank Lampung Eria Desomsoni, Dirut Pupuk Sriwidjaja Mulyono Prawiro, Dirut Petrokimia Mulyono Prawiro, serta Rektor Universitas Bandar Lampung Yusuf Sulfarano Barusman.
“Ini merupakan komitmen PT Bank Lampung mendukung program percepatan pembangunan, khususnya peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Provinsi Lampung,” ujar Eria Desomsini.
Melalui kerjasama ini, kata dia, Bank Lampung berkomitmen menyalurkan modal kepada para petani dalam pembelian pupuk dan memberikan pembinaan kepada para petani di seluruh Lampung.
Sementara Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan program ini menjadi pertama yang ada di provinsi di Indonesia, tujuan utamanya tidak lain adalah bangkitnya ekonomi kerakyatan khususnya para petani di Lampung.
Ia menerangkan, program KPB merupakan unggulan Pemerintah Provinsi Lampung yang akan memudahkan petani dalam mendapatkan pelayanan terpadu mulai dari pembelian pupuk, desinfektan, permodalan, hingga pembinaan usaha tani dan budidaya pertanian. Hal ini menjadi selaras dengan program Bank Lampung kepada para petani.
Selain dengan Bank Lampung, kerja sama pelaksanaan KPB oleh Pemerintah Provinsi Lampung juga dilaksanakan dengan anggota holding Pupuk Indonesia lainnya yaitu, PT Sriwidjaja Palembang, serta dari lembaga keuangan (BNI, BRI, Bank Mandiri). (**)
Berita Lainnya
-
Jadi Salah Satu Penentu Harga, Begini Sikap Konsisten PTP Melakukan Efisiensi
Jumat, 29 Mei 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Pertahankan WTP, Transparansi Keuangan Jadi Fokus Utama
Jumat, 29 Mei 2026 -
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Jumat, 29 Mei 2026 -
Tinggal 5 Hari Lagi! PLN UID Lampung Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Hari Kebangkitan Nasional
Jumat, 29 Mei 2026
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Dirut Bank Lampung Eria Desomsoni, Dirut Pupuk Sriwidjaja Mulyono Prawiro, Dirut Petrokimia Mulyono Prawiro, serta Rektor Universitas Bandar Lampung Yusuf Sulfarano Barusman.
“Ini merupakan komitmen PT Bank Lampung mendukung program percepatan pembangunan, khususnya peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Provinsi Lampung,” ujar Eria Desomsini.
Melalui kerjasama ini, kata dia, Bank Lampung berkomitmen menyalurkan modal kepada para petani dalam pembelian pupuk dan memberikan pembinaan kepada para petani di seluruh Lampung.
Sementara Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan program ini menjadi pertama yang ada di provinsi di Indonesia, tujuan utamanya tidak lain adalah bangkitnya ekonomi kerakyatan khususnya para petani di Lampung.
Ia menerangkan, program KPB merupakan unggulan Pemerintah Provinsi Lampung yang akan memudahkan petani dalam mendapatkan pelayanan terpadu mulai dari pembelian pupuk, desinfektan, permodalan, hingga pembinaan usaha tani dan budidaya pertanian. Hal ini menjadi selaras dengan program Bank Lampung kepada para petani.
Selain dengan Bank Lampung, kerja sama pelaksanaan KPB oleh Pemerintah Provinsi Lampung juga dilaksanakan dengan anggota holding Pupuk Indonesia lainnya yaitu, PT Sriwidjaja Palembang, serta dari lembaga keuangan (BNI, BRI, Bank Mandiri). (**)
- Penulis : Suhaili
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 29 Mei 2026Jadi Salah Satu Penentu Harga, Begini Sikap Konsisten PTP Melakukan Efisiensi
-
Jumat, 29 Mei 2026Pemkot Bandar Lampung Pertahankan WTP, Transparansi Keuangan Jadi Fokus Utama
-
Jumat, 29 Mei 2026Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
-
Jumat, 29 Mei 2026Tinggal 5 Hari Lagi! PLN UID Lampung Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Hari Kebangkitan Nasional








