Polda Gagalkan Peredaran Sabu dan Ekstasi Jaringan Aceh di Bandar Lampung
Tim Opsnal Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menyita sebanyak 748 gram sabu dan 300 butir pil ekstasi dari tangan tiga kurir narkoba jaringan Aceh. Foto: Oscar/kupastuntas.co
Bandar Lampung - Tim Opsnal Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menyita sebanyak 748 gram sabu dan 300 butir pil ekstasi dari tangan tiga kurir narkoba jaringan Aceh. Rencananya, barang haram tersebut akan diedarkan di Kota Bandar Lampung.
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombespol Shobarmen mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan yakni Taufik, Agil Aria, dan Husen Matahari.
"Mereka kami tangkap di sebuah rumah di Jalan Sam Ratulangi Gedong Air pada Selasa (18/2/2020)," kata Shobarmen, Rabu (19/2/2020).
Dikatakan Shobarmen, bahwa para pelaku ini mendapatkan sabu dan ekstasi kiriman dari seorang bandar di Aceh.
"Jadi ini jaringan Aceh, kami tangkap dulu sebelum jaringan si Taufik ini makin besar. Jadi ketiga pelaku ini hanya kurir," jelasnya.
Sedangkan yang mengatur di Lampung, kata Shobarmen, adalah D. "Nah si D ini pengendali di sini (Lampung). Sabu dan ekstasi ini belum diedarkan, sudah kami amankan. Dia (D) masih dalam pengejaran," terangnya. (*)
Berita Lainnya
-
Jadi Salah Satu Penentu Harga, Begini Sikap Konsisten PTP Melakukan Efisiensi
Jumat, 29 Mei 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Pertahankan WTP, Transparansi Keuangan Jadi Fokus Utama
Jumat, 29 Mei 2026 -
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Jumat, 29 Mei 2026 -
Tinggal 5 Hari Lagi! PLN UID Lampung Ajak Masyarakat Manfaatkan Promo Tambah Daya Hari Kebangkitan Nasional
Jumat, 29 Mei 2026








