Tidak Ada Petahana, Calon Independen Memiliki Peluang yang Sama
pengamat politik dan akademisi Universitas Lampung Dedi Hermawan .Foto:Ist
Bandar Lampung-Munculnya calon perseorangan dalam
kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Membuat peta persaingan
semakin meluas. Pasalnya, dengan munculnya Dua pasangan bakal calon
perseirangan di pemilihan walikota dan wakil walikota Bandar Lampung mampu
memecah dukungan suara yang dimiliki bakal calon yang maju melalui partai
Politik.
Menurut pandangan pengamat politik dan akademisi
Universitas Lampung Dedi Hermawan menilai, peta persaingan terbuka untuk setiap
pasangan calon pilkada Bandar Lampung, termasuk dari jalur independen maupun
partai politik. Hal tersebut dikarenakan saat pilkada nanti tidak ada
incumbent.
"Kemudian pemilih perkotaan cenderung rasional,
siapa pun yang mampu menawarkan program yang mensejahterakan warga kota
memiliki peluang dipilih," ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan
telepon, Senin (24/02/2020).
Dedi juga mengatakan, apa pun latar belakang dari
calon independen, yang terpenting visi dan misi mereka mengakar pada kebutuhan
dan masalah warga kota dan mampu mebawa masa depan yang cerah.
"Kalau untuk sosok yang dibutuhkan kota Bandar
Lampung, tentu dibutuhkan pemimpin yang mampu menyelesaikan masalah pokok
perkotaan seperti macet, kemiskinan kota, pengangguran, kriminalitas,
persampahan, dan membawa kemajuan kota," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Prodi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia Terima Kunjungan Edukatif SMA IT Permata Bunda Bandar Lampung
Minggu, 17 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Putri Hijabfluencer Lampung 2026, Siap Wakili Lampung ke Tingkat Nasional
Minggu, 17 Mei 2026 -
CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pengabdian kepada Masyarakat 'AI for Metaverse Creation' di SMKN 2 Bandar Lampung
Minggu, 17 Mei 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026








