• Jumat, 10 April 2020

Pemkab Lambar Kembali Gulirkan Program Umroh Gratis

Selasa, 25 Februari 2020 - 18.42 WIB - 248

Kasubag Kesra Chandra Pasca saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (25/2/2020). Foto: Iwan/kupastuntas.co

Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) melalui bagian Kesra kembali menggulirkan program umroh gratis dengan kuota 100 orang yang terdiri dari berbagai kalangan maupun kelompok masyarakat.

Selain akan memberangkatkan 100 orang jamaah secara gratis dengan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Lampung Barat juga siap memfasilitasi warga masyarakat yang ingin beribadah umroh secara mandiri atau bayar sendiri. 

Sasaran dari pada umroh gratis ini yaitu mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, imam masjid, guru ngaji, marbot, perwakilan organisasi, pekon dan kecamatan, termasuk dari unsur pemerintah yang berprestasi dan lain sebagainya.

"Sejauh ini sudah ada sebanyak 13 peserta mandiri yang ingin berangkat bersama dengan rombongan Pemda yang rencananya akan berangkat sebelum bulan puasa nanti. Rata-rata peserta mandiri ini merupakan pasangan suami istri yang istri atau suaminya dapat dari Pemda," kata Kasubag Kesra, Chandra Pasca saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (25/2/2020).

Sebetulnya, jelas Chandra, yang difasilitasi berangkat secara mandiri itu tidak ada dalam program, hanya saja sebagai bentuk perhatian pemkab karena banyaknya penipuan terhadap pemberangkatan ke tanah suci ini sendiri, dan perlu diketahui untuk peserta mandiri pun tidak dipungut biaya sedikitpun.

"Program ini sudah berjalan sejak jaman bupati sebelumnya, di tahun kedua periode pertamanya pak Mukhlis Basri pada tahun 2008 lalu, jadi tahun ini sudah masuk di tahun yang ke 13," papar Chandra.

"Kita tidak hanya memberangkatkan umroh bagi pemeluk agama Islam saja, melainkan untuk agama non muslim juga. Sehingga adil, bagi agama non muslim kita berangkatkan wisata rohani untuk empat orang, dengan tujuan tergantung agama masing-masing. Seperti agama Hindu ke India, Budha ke Thailand, dan lainnya," tambah Chandra. (*)

  • Editor : Erik Handoko