YSC: Investasi Pemuda untuk Masa Depan Lewat Sanitasi
Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Youth Sanitation Concern (YSC) Naili Rahmah pada agenda Learning Event Percepatan Akses Sanitasi Menuju Target Sanitasi Aman di Provinsi Lampung (kick off Pokja PPAS Provinsi Lampung) di Aston Lampung City Hotel, Bandar Lampung, Rabu (26/02/2020). Foto: Ist
Bandar Lampung - Perbaikan kondisi sanitasi menjadi tanggung jawab semua orang, termasuk pemuda. Pemuda sebagai generasi yang hidup di masa depan harus mengupayakan kondisi dan situasi yang baik untuk masa depannya.
"Pemuda seharusnya ikut andil dalam pembangunan sanitasi. Anak muda harus menganggap perbaikan kondisi sanitasi sebagai investasi untuk masa depannya".
Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Youth Sanitation Concern (YSC) Naili Rahmah pada agenda Learning Event Percepatan Akses Sanitasi Menuju Target Sanitasi Aman di Provinsi Lampung (kick off Pokja PPAS Provinsi Lampung) di Aston Lampung City Hotel, Bandar Lampung, Rabu (26/02/2020).
Menanggapi pernyataan Naili, Asisten Perekonomian & Pembangunan Provinsi Lampung, Ir Taufik Hidayat, M.M., M.Ep. mengatakan, pemuda memang harus mengerti dan memahami masalah sanitasi, sehingga bisa turut berkontribusi dalam penyelesaian permasalahan sanitasi.
"Kolaborasi menjadi kunci pembangunan nasional," lanjutnya.
Dalam kesempatan event learning tersebut, Naili juga menjelaskan mengenai investasi kondisi sanitasi baik bisa mendatangkan banyak keuntungan, seperti produktivitas SDM yg meningkat, menekan kerugian finansial akibat sanitasi buruk, lingkungan yang semakin nyaman dan sebagainya.
Ia mengatakan, hal paling penting dari tujuan pembenahan masalah sanitasi ialah menjamin kualitas hidup yang lebih baik untuk generasi-generasi berikutnya.
"Masalahnya, saat ini belum banyak anak muda yang mau kontribusi di bidang sanitasi," kata dia.
Naili beranggapan bahwa sanitasi belum menjadi isu yang menarik di kalangan anak muda.
"Kedepannya, pemuda harus aktif menyuarakan isu sanitasi dan mengajak pemuda-pemuda lainnya untuk ikut bersama-sama membenahi kondisi sanitasi sekarang," ujarnya.
Ia berharap, pemuda saat ini bisa membantu membangun sanitasi dengan pendekatan-pendekatan yang kreatif.
"Menyoal sanitasi, semua pasti terdampak, semua harus bertindak. Termasuk anak muda" tutupnya. (**)
Berita Lainnya
-
Pemkot Bandar Lampung Kebut Perbaikan Gorong-gorong di Kedamaian
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Humaidi Ali, Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Berkarier di Kementerian PU
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Parkir Liar dan Stan di Trotoar, Seruit Buk Lin Bandar Lampung Dinilai Langgar Aturan
Jumat, 27 Maret 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung dan Komnas PA Perkuat Sinergi, Siapkan FGD Bahas Persoalan Anak
Jumat, 27 Maret 2026








