• Minggu, 05 Juli 2020

Ini Makna Bandar Lampung BARU Bagi Rycko Menoza

Kamis, 27 Februari 2020 - 18.05 WIB
71

Calon Wali Kota Bandar Lampung Rycko Menoza di studio Kupas TV, Kamis (27/2/2020). Foto: Tampan/Kupas Tuntas

Bandar Lampung – Menggunakan tagline Bandar Lampung BARU, Bakal Calon Wali Kota Bandar Lampung Rycko Menoza siap untuk maju dalam pemilihan wali kota (Pilwakot) pada 23 September 2020 mendatang.

Adapun kata BARU merupakan singkatan dari B= Bersih, A= Aman, R= Religius, U= Unggul. Rycko berharap apa yang menjadi makna dalam tagline-nya itu dapat terwujud ketika kelak dirinya terpilih menjadi wali kota Bandar Lampung.

Saat talkshow Bung Kupas di studio Kupas TV, Kamis (27/2/2020), Rycko menjabarkan maksud dari tagline Bandar Lampung BARU yang akan menjadi prioritas program kerjanya.

Mulai dari mewujudkan kota bersih. Rycko menginginkan apa yang sebelumnya telah ditorehkan Pemerintah Kota Bandar Lampung yakni dengan meraih penghargaan Adipura pada beberapa tahun lalu, dapat kembali diraih.       

“Hari ini setelah sekian tahun kita tidak pernah lagi mendapatkan pengharagaan Adipura. Selain itu layaknya sebagai kota maju, tentunya kita harus melihat keindahan kota, memberikan fasilitas bagi pejalan kaki dan kaum difabel. Apa lagi kita sampai sekarang masih dihadapi dengan permasalahan banjir. Ini tentu menjadi tanggung jawab bersama bagaimana pemerintah bersama semua komponen masyarakat persoalan seperti ini harus bisa segera diatasi,” ungkap Rycko.

Selanjutnya yaitu kota aman. Di mana menurutnya setiap masyarakat berhak memperoleh keamanan. Kurangnya rasa aman dikatakannya berasal dari berbagai faktor seperti minimnya penyerapan tenaga kerja dan pembangunan yang kurang merata. Semua itu ia bertekat akan mengatasinya.

Kota religius. Masyarakat Kota Bandar Lampung yang memiliki berbagai latar belakang suku, agama, golongan harus diberi porsi yang sama oleh pemerintah, tidak boleh membeda-bedakan seperti memberikan program untuk suatu agama tertentu saja. 

“Kita hidup di republik Pancasila tentu kita berharap bagaimana program ini terbuka untuk semua,” katanya.

Dan terakhir yakni unggul. Bandar Lampung harus mampu bersaing dengan kota-kota besar di pulau Sumatera seperti Palembang, Padang, dan Medan. 

“Kita gak usah dulu bersaing dengan kota-kota besar di pulau Jawa saya kita terlalu jauh lah,” katanya. (*)

Editor :