• Kamis, 29 Oktober 2020

Bandara Raden Inten Lampung Gagal Jadi Emberkasi Haji Penuh

Minggu, 08 Maret 2020 - 14.43 WIB
175

Bandara Raden Inten II. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Bandar Lampung - Bandara Raden Inten II dipastikan gagal menjadi Bandara Embarkasi Haji penuh di tahun 2020 ini. Pasalnya, Instrument Landing System (ILS) yang diminta oleh Kementrian Agama belum bisa dipenuhi oleh Perintah Provinsi Lampung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama Provinsi Lampung, M. Ansori F. Citra saat dimintai keterangan, Minggu (08/03/2020). "Sepertinya masyarakat Lampung harus sedikit lebih bersabar, karena tahun ini emberkasi penuh belum bisa terwujud," ujarnya.

Menurut Ansori, ada beberapa syarat yang diminta oleh Kementrian Agama, namun belum dipenuhi oleh Pemprov Lampung, salah satunya adalah alat bantu navigasi untuk membantu penerbang mendaratkan pesawatnya secara instrumen tepat pada landing area, atau yang biasa dikenal dengan Instrumen Landing System (ILS). "Tapi kita optimis, di tahun 2021 nanti emberkasi penuh bisa terwujud karena obrolan kemarin sudah semakin mengerucut," imbuhnya.

Ansori menambahkan, untuk tahun ini Bandara Raden Inten tetap menjadi emberkasi antara. "Jangan sampai kita turun ke emberkasi transit karena kasihan jamaah harus naik turun pesawat," ujarnya.

Status Bandara Radin Inten II masih embarkasi haji antara sejak tahun 2004. Artinya, jamaah diberangkatkan dari Bandara Radin Inten II menuju Bandara Soekarno-Hatta, dan menunggu keberangkatan penerbangan ke Jeddah atau Madinah.

Rencananya, jamaah haji asal Provinsi Lampung akan diberangkatkan menggunakan pesawat jenis Airbus A330 dengan kapasitas 360 penumpang. Jamaah calon haji asal Lampung yang berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut selalu bertambah. Berdasarkan kuota yang diperoleh, pada tahun ini jumlah jamaah calon haji Provinsi Lampung yang akan diterbangkan ke Tanah Suci sebanyak 7.445 Jamaah dengan penerbangan sebanyak 22 kloter. (*)