Dinas Kesehatan Bantah Adanya Dugaan Malapraktik di Suoh Lampung Barat
Sekretaris Dinas Kesehatan kabupaten Lampung Barat, Cahyani Susilawati saat ditemui di ruangannya. Foto: Iwan Irawan/Kupastuntas.co
Lampung Barat -Terkait dengan dugaan malapraktik yang mengakibatkan meninggal nya seorang bayi dari pasangan Asri dan Triyani warga pemangku Kalibata, Pekon (Desa) Sukamarga, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Dinas kesehatan setempat mengaku sudah melakukan kroscek.
Hal itu diakui oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Cahyani Susilawati ketika dikunjungi Kupastuntas.co diruang kerjanya, Rabu (11/03/2020). Ia mengaku bahwa pihaknya juga sudah menerima laporan dari Puskesmas yang ada di Suoh.
"Kita sudah terima laporan dari pihak Puskesmas, tapi berdasarkan isi laporan tersebut memang bayi itu lahir mati. Agak kasar tapi itu memang bahasa laporan kalau tidak lahir mati ya lahir hidup, bunyi nya begitu," ungkapnya.
Cahyani Susilawati bahkan mengkalim jika tidak ada kesalahan dalam proses persalinan yang dilakukan oleh bidan, semua sudah sesuai dengan prosedur dan protap yang ada. Izin praktek bidan pun memang sudah ada.
Namun, ketika ditanya sanksi apa yang akan diterapkan jika dugaan meninggal korban terbukti akibat kelalaian petugas medis dan tanggapan nya apabila dugaan tersebut diperiksa oleh pihak yang berwajib Cahyani tidak menjawab.
"Bidan yang menangani ini memang sudah ada izin praktek, kalau dulu boleh satu orang atau dengan bahasa medisnya dua tangan, tapi sekarang dianjurkan untuk empat tangan atau dilakukan oleh dua orang jika memerlukan bantuan dan memang sebaiknya dilakukan berdua," ungkapnya.(*)
Berita Lainnya
-
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026 -
Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap
Kamis, 12 Februari 2026









