Harga Rajungan di Labuhan Maringgai, Lampung Timur Naik
Nelayan di Desa Margasari, Kecamatan Labuhanmaringgai sedang menimbang rajungan hasil tangkapannya. Foto: Agus Susanto/Kupastuntas.co
Lampung Timur - Nelayan Labuhan Maringgai menuai hasil rajungan berlimpah dan mendapati harga istimewa saat musim Baratan ini, yakni tembus 60 ribu per kilo, Rabu (11/3/2020).
Menurut Slamet warga Desa Margasari, dirinya setiap hari mampu mengirim rajungan sebanyak 1 ton. "Musim baratan ini sangat bagus untuk penangkapan rajungan, dan harga lumayan tinggi 60ribu/kilo, tiga bulan sebelumnya hanya 30 ribu/kilo," Ungkapnya dia.
Slamet merupakan agen khusus rajungan, dirinya membeli binatang bercapit itu dari para nelayan, setelah tertampung hingga 1 ton, Slamet mengirimnya ke daerah Cirebon, Jawa Barat,"sebelum saya kirim lebih dulu dan direbus agar tidak mengalami pembusukan"ujar Spamet.
Slamet mengatakan, rajungan di Laut Labuhan maringgai cukup banyak, dan paling banyak di wilayah Sekopong, sehingga wajar ribuan nelayan menolak keras dengan adanya penambangan pasir di Pulau Sekopong,"Sekepong merupakan lokasi andalan bagi nelayan, karena di sekopong itulah pusat habitat rajungan, dan bukan hanya nelayan dari Lampung Timur yang singgah di Sekopong, melainkan nelayan dari luar wilayah Propinsi Lampung juga banyak" Kata Slamet.(*)
Berita Lainnya
-
Warga Kecewa, Balai TNWK Dinilai Tak Serius Tangani Konflik Gajah Liar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Demo di Balai TNWK
Selasa, 13 Januari 2026 -
Massa Aksi Kepung Balai TNWK, Tuntut Penyelesaian Konflik Gajah-Manusia
Selasa, 13 Januari 2026 -
Jelang Aksi di Way Kambas, Polisi Minta Personel Utamakan Pendekatan Humanis
Selasa, 13 Januari 2026









