Rumah Warga Kubuliku Lambar Habis Dilalap Api
Foto: Ist.
Lampung Barat - Diduga karena korsleting listrik, rumah Sumiati warga Pekon (Desa) Kubuliku Jaya, Kecamatan Batuketulis, Kabupaten Lampung Barat hangus terbakar tanpa menyisakan sedikitpun harta benda miliknya, Rabu (28/03/2020).
Peratin (Kepala desa) setempat, Romlan mengatakan, bahwa peristiwa tersebut bermula saat pemilik sedang berada di rumah tetangganya, tiba-tiba muncul percikan api dan kepulan asap dari bagian atap rumah Sumiati.
"Penyebabnya diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik, kebetulan bangunan rumah bermaterial kayu, sehingga kobaran api begitu cepat merembet hingga menghabiskan rumah Sumiati," kata Romlan.
Kejadiannya jelas Romlan sekitar pukul 16.00 WIB lewat tadi, karena hembusan angin yang begitu besar, alhasil usai peristiwa itu tidak satu pun harta benda milik Sumiati yang berhasil di selamatkan.
"Masyarakat sekitar sempat membantu menggunakan peralatan seadanya, tapi tidak bisa berbuat banyak karena api begitu cepat menjalar ke seluruh bangunan, dan total kerugian di tafsir mencapai Rp80 Jutaan rupiah," jelas Romlan.
Sedangkan kepala UPT Damkar Kecamatan Belalau, Sahri ketika dikonfirmasi terpisah melalui sambungan selulernya mengatakan, jika pihaknya menurunkan satu unit mobil Damkar, tapi karena armada sulit menjangkau lokasi, sehingga pihaknya sempat mengalami kesulitan.
"Armada tidak bisa menjangkau lokasi, tapi personil berusaha sehingga api baru bisa dipadamkan berkat kerjasama dengan masyarakat dan aparat TNI Polri, dan api berhasil dipadamkan, tapi tidak satupun harta benda milik korban yang selamat," singkatnya. (*)
Berita Lainnya
-
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026 -
Proyek Irigasi Rp37,7 M di Lampung Barat Diduga Belum Kantongi Dokumen Lingkungan Lengkap
Kamis, 12 Februari 2026









