Rapid Tes Hanya Untuk PDP dan Tracking Keluarga Pasien
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana. Foto: Ist
Bandar Lampung-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada 30 rumah sakit rujukan pasien Covid 19 di Lampung.
APD yang diserahkan berupa masker N95 sejumlah 50.000 buah, cover all suit 2.200 buah dan masker bedah 5.000 buah serta rapid tes.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan, rapid test diperuntukan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan tracking keluarga pasien yang sudah ditetapkan positif Covid 19
"Penggunaan rapid tes hanya untuk PDP dan orang yang pernah berkontak dengan pasien positif. Masyarakat semua harus tahu rapid tes tidak bisa digunakan untuk umum," kata Reihana, Jumat (27/3/2020).
Selain itu lanjut dia, rapid tes juga bisa digunakan untuk tenaga medis yang menangani pasien Corona, dengan catatan tenaga medis tersebut menunjukan gejala Covid 19 seperti demam, batuk, pilek, serta sesak napas. (*)
Berita Lainnya
-
Perbaikan Jalan 2026 Dimulai, Gubernur Lampung Tekankan Kualitas dan Pengawasan Ketat
Jumat, 03 April 2026 -
Polresta Bandar Lampung Terjunkan 302 Personel Amankan Perayaan Paskah 2026
Jumat, 03 April 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Cetak Lulusan Unggul, Angga Leo Setyawan Sukses Jadi PNS Guru di Mesuji
Kamis, 02 April 2026 -
DPRD Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Giri Akbar Tekankan Akuntabilitas Keuangan Daerah
Kamis, 02 April 2026
APD yang diserahkan berupa masker N95 sejumlah 50.000 buah, cover all suit 2.200 buah dan masker bedah 5.000 buah serta rapid tes.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan, rapid test diperuntukan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan tracking keluarga pasien yang sudah ditetapkan positif Covid 19
"Penggunaan rapid tes hanya untuk PDP dan orang yang pernah berkontak dengan pasien positif. Masyarakat semua harus tahu rapid tes tidak bisa digunakan untuk umum," kata Reihana, Jumat (27/3/2020).
Selain itu lanjut dia, rapid tes juga bisa digunakan untuk tenaga medis yang menangani pasien Corona, dengan catatan tenaga medis tersebut menunjukan gejala Covid 19 seperti demam, batuk, pilek, serta sesak napas. (*)
- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 03 April 2026Perbaikan Jalan 2026 Dimulai, Gubernur Lampung Tekankan Kualitas dan Pengawasan Ketat
-
Jumat, 03 April 2026Polresta Bandar Lampung Terjunkan 302 Personel Amankan Perayaan Paskah 2026
-
Kamis, 02 April 2026Universitas Teknokrat Indonesia Cetak Lulusan Unggul, Angga Leo Setyawan Sukses Jadi PNS Guru di Mesuji
-
Kamis, 02 April 2026DPRD Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Giri Akbar Tekankan Akuntabilitas Keuangan Daerah








