Satu Warga Meninggal Akibat Tertimpa Tembok Saat Banjir di Teluk Betung Timur
Terlihat Tim evakuasi dilokasi kejadian. Foto: Ist.
Bandar Lampung - Banjir di kecamatan Keteguhan Teluk Betung Timur (TBT) kota Bandar Lampung semalam memakan korban jiwa. Setidaknya satu orang yang meninggal dunia tertimpa tembok akibat banjir tersebut, Selasa (31/03/2020).
Ketua RT 06 lingkungan II, Pak Ori menceritakan kronologis banjir itu terjadi pada saat sesudah magrib, dimana debit air itu paling rendah setinggi pinggang orang dewasa.
Menurutnya, karena banjir itu juga salah satu warganya meninggal dunia, bernama Ahmad Subri kurang lebih 40 tahun. ia meninggal saat ingin mengevakuasi keluarganya kerusunawa.
"Ketika dia kembali lagi dari rusunawa karena dia ingin menyelamatkan salah satu keluarganya, nah itu dia ketimpah tembok. Karena air deras di rusunawa itu sudah tidak terbendung lagi, pagar tembok itu jebol," ujarnya.
Selain itu, sekertaris BPBD kota Bandar Lampung M. Rizki membenarkan bahwa ada salah satu orang yang meninggal dunia karena tertimpa tembok. Ia juga mengatakan pihaknya mendapat kan informasi bahwa ada satu orang lagi yang pingsan dibawa ke rumah sakit itu juga meninggal, akan tetapi itu belum pasti.
"Karena semalam itu informasi yang kita dapat simpang siur. Tapi yang pasti satu orang meninggal dunia yaitu yang tertimpa tembok, sementara yang dirumah sakit itu belum jelas," ungkapnya, s
Sementara itu Rizki mengungkapkan, bahwa yang kabarnya satu orang hanyut semalam itu ternyata tidak hanyut. "Yang bapak Sanusi itu sudah ketemu, dan dia ternyata tidak hanyut. Karena istrinya laporan katanya hanyut tapi ternyata enggak, hanya terpisah saja dengan anak istrinya," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
2.035 Perenang Bersaing di Kejuaraan Piala Kemenpora Lampung Fast Swim
Sabtu, 13 Juni 2026 -
Pegawai BPK Rentan Terseret Praktik Pengondisian Hasil Audit
Sabtu, 13 Juni 2026 -
PLN Akselerasikan Program Pemerintah, Lebih dari 10 Ribu Rumah Tangga di Lampung Terang lewat Program BPBL
Jumat, 12 Juni 2026 -
PT KAI Tanjungkarang Amankan 29 Bidang Aset
Jumat, 12 Juni 2026








